Langsung ke konten utama

Viral, Penemu Susu untuk Anak Autis Meninggal

dahlan-iskan-susu-autis-doktersehat
Photo Source: Twitter/iskan_dahlan

DokterSehat.Com– Mantan politikus Dahlan Iskan baru-baru ini mengunggah sebuah foto di akun Twitter pribadinya @iskan_dahlan. Foto ini disertai dengan keterangan yang menyebutkan bahwa penemu susu formula yang diperuntukkan bagi anak autis, Nana Dahlan, meninggal dunia akibat kanker pankreas.

“Barusan mendapatkan kabar duka. Binaan saya, Nana Dahlan, kemarin meninggal setelah menjalani operasi pankreas. Dia penemu susu bayi yang diperuntukkan bagi anak autis. Sebenarnya akan saya buatkan pabriknya, tapi beliau sudah meninggal, mohon doanya untuk beliau, tulis Dahlan di akun Twitternya.

Dikutip dari berbagai media, Dahlan menyebut Nana sebagai seorang ibu dengan ketangguhan yang luar biasa. Ia bisa fokus merawat anaknya yang mengalami autisme dan rela meninggalkan semua pekerjaannya.

“Tak hanya merawat anak, Nana bahkan sampai mencari tahu apa penyebab autisme yang dialami buah hatinya. Nana berusaha mencari formula susu untuk mengatasi masalah autisme ini. Segala ramuan ia coba. Akhirnya ia bisa menemukan formula susu yang tepat dan dicobakan kepada anaknya. Anaknya kemudian sembuh,” ungkap Dahlan.

Awalnya, Nana tidak membagikan resep dari susu yang bisa mengatasi kondisi autisme ini, namun setelah tahu bahwa anaknya bisa sembuh, Nana ingin membagikannya karena berpikir jika banyak orang tua yang memiliki anak dengan kondisi yang sama dengan anaknya dan membutuhkan bantuan. Dahlan pun terinspirasi dengan hal ini dan mendukung perjuangannya. Sayangnya, karena masih terganjal masalah legalitas, Nana sempat menghentikan produksi susunya.

“Akhirnya bisa ditemui panduan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM). Setelah berkonsultasi, ditemukan solusi untuk memproduksi susunya tanpa masalah legalitas. Saya sudah siapkan lokasi dan bangunan untuk pabriknya,” lanjut Dahlan.

Sayangnya, sebelum impiannya mengelola pabrik pembuatan susu bagi anak autis terwujud, Nana justru meninggal dunia. Menurut Dahlan, Nana sudah mengidap kanker pankreas cukup lama.

“Nana memiliki kanker pankreas stadium empat. Setelah operasi berpulang,” jelas Dahlan.

Susu formula yang diracik oleh Nana diklaim telah membuat buah hatinya sembuh di usia Sekolah Dasar. Kini, anaknya berada dalam kondisi sehat dan cerdas. Sang anak sudah kuliah di Fakultas Hukum di semester pertama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...