Langsung ke konten utama

Tips Merendam Kaki Penderita Diabetes

benjolan-mata-kaki-tanda-asam-urat-doktersehat

DokterSehat.Com– Penderita diabetes rentan untuk mengalami luka pada kakinya. Padahal, jika sampai luka muncul, maka risiko untuk mengalami infeksi yang berujung dengan amputasi pun akan meningkat. Karena alasan inilah, pakar kesehatan biasanya menyarankan penderita diabetes untuk merawat kakinya dan tidak lagi merokok. Salah satu cara merawat kaki yang sangat disarankan bagi penderita diabetes adalah dengan mencuci atau merendam kaki di dalam air hangat.

Penderita diabetes sebaiknya mencuci kakinya dengan air hangat dan sabun. Setelahnya, kaki haru dikeringkan dengan handuk bersih hingga ke sela-sela jari. Hal ini bisa mencegah datangnya infeksi jamur yang bisa saja menyebabkan datangnya luka. Selain itu, jika penderita diabetes memiliki kondisi kulit kering, ada baiknya mengoleskan pelembab pada kaki. Meskipun begitu, bagian sela-sela jari tidak perlu diberi pelembab. Jangan biasakan merendam kaki terlalu lama karena bisa membuat kulit menjadi lebih rapuh dan rentan terkena infeksi.

Saat mencuci atau mengoleskan pelembab, ada baiknya penderita diabetes harus mengecek kondisi kakinya dengan teliti. Pastikan untuk mengecek kemunculan kapalan, bercak kemerahan, luka, goresan, atau bahkan pertumbuhan kuku. Selain itu, cek pula apakah ada kuku yang menguning atau rapuh, apakah ada pembengkakan pada kaki, hingga keberadaan kulit yang pecah-pecah atau melepuh. Pastikan pula untuk mengecek warna kulit kaki. Jika sampai ada yang terlihat kebiruan atau gelap, bisa jadi hal ini menandakan sirkulasi darah yang buruk yang tentu harus diperiksakan ke dokter.

Penderita diabetes juga harus mengecek kondisi telapak kakinya. Jika memang sulit untuk mengeceknya dengan detail, mereka bisa memakai cermin atau meminta bantuan orang lain untuk mengeceknya. Dengan melakukan berbagai hal tersebut, maka penderita diabetes pun akan mencegah datangnya luka atau amputasi dengan efektif.

Selain merawat kaki setiap hari, penderita diabetes juga harus berhati-hati dalam memilih atau menggunakan alas kaki. Pilihlah alas kaki yang nyaman dengan bahan yang tidak akan mudah memicu luka atau iritasi pada kaki. Selain itu, ada baiknya mereka juga memakainya saat berada di dalam rumah karena bisa jadi di dalam rumah terdapat benda-benda yang bisa menyebabkan luka pada kaki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...