Langsung ke konten utama

Sarapan Terbaik untuk Menyehatkan Usus

membersihkan-usus-doktersehat

DokterSehat.Com– Menjaga kesehatan usus tidak hanya tentang mencegah datangnya gangguan pencernaan saja. Semakin sehat usus, semakin meningkat pula sistem kekebalan tubuh yang berimbas pada tubuh yang semakin sehat.

Tahukah anda jika sebagian besar masalah kesehatan yang muncul di saluran pencernaan disebabkan oleh kondisi usus? Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk menjaga kesehatan usus, khususnya dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat setiap hari.

Salah satu waktu makan yang paling penting untuk menjaga kesehatan usus adalah sarapan pagi. Dengan mengonumsi makanan sehat, maka kita akan mencegah peradangan pada usus dengan lebih efektif karena kadar bakteri baik di dalamnya tetap terjaga. Menurut pakar kesehatan bernama Sarah Berndt dari Fit Fresh Cuisine, ada baiknya kita menerapkan pola makan dengan kadar gizi yang seimbang atau bahan alami yang mampu menyehatkan usus saat sarapan pagi.

“Nutrisi di dalam makanan yang kita konsumsi mempengaruhi jumlah bakteri di dalam usus. Sebenarnya, bakteri di dalam usus ini juga ikut makan makanan yang kita konsumsi dan kemudian aktif sehingga mempengaruhi kesehatan saluran pencernaan dan sistem kekebalan tubuh kita. Tak hanya membuat kita lebih sehat, kita pun akan memiliki energi dan suasana hati yang lebih baik. Selain itu, mikrobioma usus sepertinya mampu mengendalikan respons peradangan sehingga melindungi tubuh dari berbagai patgien berbahaya” ungkap Sarah.

Kebanyakan orang berpikir jika untuk mendapatkan manfaat ini, maka kita harus mengonsumsi suplemen probiotik. Memang, suplemen probiotik bisa membantu mikrobioma usus berada dalam kondisi yang sehat, namun, apa yang kita makan saat sarapan bisa memberikan efek lebih besar bagi kesehatan usus.

Karena alasan inilah Sarah menyarankan kita untuk mengonsumsi plain yoghurt atau greek yoghurt untuk dikonsumsi saat sarapan, Makanan ini rendah gula namun kaya akan kandungan menyehatkan. Jika kita menambahkan biji-bijian dan kacang-kacangan, maka hal ini akan semakin menambah jumlah bakteri baik yuang menyehatkan usus. Kita juga bisa mencampurnya dengan granola demi mendapatkan kandungan serat yang lebih tinggi. Dengan rutin mengonsumsinya saat sarapan, usus pun semakin sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...