Langsung ke konten utama

Psoriasis Tingkatkan Risiko Asam Urat?

Doktersehat-penyakit-kulit-psoriasis

DokterSehat.ComPsoriasis adalah kondisi autoimun yang membuat penderitanya mengalami masalah kulit kering yang sangat parah. Hal ini membuat beberapa bagian tubuh seperti siku atau lutut mengalami penggantian kulit yang sangat cepat. Di seluruh dunia, setidaknya 2 hingga 4 persen populasi menderita penyakit ini. Masalahnya adalah, tak hanya memicu masalah kulit kering, psoriasis juga bisa meningkatkan risiko psoriasis arthritis, sejenis peradangan rematik yang mirip dengan masalah asam urat.

Kondisi psoriasis arthritis cenderung tidak bisa diobati. Bahkan jika tidak ditangani dengan benar akan menyebabkan kerusakan persendian secara permanen. Sayangnya, kebanyakan orang berpikir jika hal ini disebabkan oleh masalah asam urat sehingga tidak memberikan pengobatan yang tepat. Sebagaimana penyebab psoriasis yang hingga saat ini belum benar-benar ditemukan, penyebab dari kondisi psoriasis arthritis ini juga masih menjadi pembahasan pakar kesehatan di seluruh dunia.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Harvard Medical School yang dipublikasikan dalam Annals of Rheumatic Disease pada 20 Maret 2014 menghasilkan fakta bahwa ada kaitan erat antara psoriasis dengan asam urat. Penderita psoriasis ternyata memiliki risiko lebih besar 2 kali lipat untuk terkena penyakit ini. Bahkan, jika sampai penderita psoriasis sudah terkena psoriasis arthritis, risikonya mampu meningkat hingga 5 kali lipat.

“Secara umum, psoriasis dan gout memang memiliki kaitan yang erat,” ungkap pemimpin penelitian dr. Joseph Merola.

Penelitian yang dilakukan dengan melibatkan lebih dari 98 ribu orang pada 1986 hingga 2010 ini menyebutkan bahwa ada kaitan antara pasien rheumatid arthritis dan risiko asam urat. Hanya saja, pasien yang mengalami osteoarthritis justru cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena asam urat.

Dari 2.217 partisipan yang akhirnya terkena penyakit asam urat selama masa penelitian, diketahui bahwa kaum pria cenderung lebih rentan terkena penyakit ini, namun risiko asam urat cenderung semakin meningkat pada kaum wanita seiring dengan bertambahnya usia. Sebaliknya, semakin tua usia pria, semakin menurun pula risiko penyakit ini.

Melihat adanya fakta ini, penderita psoriasis memang harus menjaga gaya hidup yang sehat, khususnya dalam hal menerapkan pola makan yang baik demi mencegah datangnya penyakit asam urat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...