Langsung ke konten utama

Pretty Asmara Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

pretty-asmara-doktersehat
Photo Source: Bintang.com

DokterSehat.Com– Komedian Pretty Asmara dikabarkan meninggal dunia hari ini, Minggu 4 November 2018 pukul 06.00 WIB. Banyak orang yang terkejut dengan kabar kematiannya, termasuk kuasa hukumnya, Sahrul Romadana. Sebagaimana kita ketahui, Sahrul masih mendampingi Pretty yang sedang terjerat kasus narkoba dalam setahun terakhir.

Sebagaimana tahanan lain, Pretty tak bisa lagi mendapatkan berbagai fasilitas yang mewah. Hal ini dikabarkan ikut berperan dalam membuat kondisi kesehatannya menurun. Bahkan, di media sosial beradar video yang menujukkan bahwa Pretty hanya bisa berbaring di atas tempat tidur dengan kondisi wajah yang pucat dan badan yang sudah lebih kurus. Dalam video ini, Pretty mengaku sedang sakit dan akan menjalani tes USG untuk mengethuai apa penyebab dari kondisi kesehatannya.

Selama berada di Rutan Pondok Bambu, Pretty dikabarkan mengalami gangguan pencernaan. Memang, belum jelas apakah kondisi ini yang menyebabkan kematiannya, namun, banyak orang yang kemudian mengaitkan hal ini dengan kondisi obesitas atau kelebihan berat badan yang dialaminya.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ai Fujimoto dari Healthcare Administration Center of Toranomon Hospital dan dipublikasikan dalam jurnal berjudul Obesity and Gastrointestinal Diseases, dihasilkan fakta bahwa mereka yang memiliki masalah obesitas memang cenderung rentan terkena gangguan pencernaan. Fakta ini terungkap setelah Ai dan rekan-rekannya melakukan penelitian pada lebih dari 42 ribu orang dewasa selama dua tahun.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa mereka yang memiliki indeks massa tubuh lebih dari angka 25 memiliki risiko lebih besar terkena penyakit GERD dan hiatal hernia. GERD menyebabkan sensasi nyeri dan terbakar pada perut dan dada, sementara hiatal hernia menyebabkan bagian atas perut menonjol dan mempengaruhi fungsi diafragma.

Perlu diketahui, gangguan kesehatan ini bisa menyebabkan efek yang fatal jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik. Sayangnya, kondisi yang dialami oleh Pretty sepertinya memang sudah cukup parah sehingga membuatnya kehilangan nyawa

Pretty meninggal saat sedang dirawat di Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur. Menurut salah satu petugas keamanan di rumah sakit ini, Pretty memang sudah dirawat sejak minggu lalu karena kondisi kesehatannya yang terus memburuk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...