Langsung ke konten utama

Ponsel Bisa Sebabkan Masalah Kolesterol

doktersehat-radiasi-ponsel

DokterSehat.Com– Sudah menjadi rahasia umum jika ponsel bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh. Jika terlalu sering memainkannya, dikhawatirkan kita akan mengalami gangguan saraf, kurang tidur, hingga gangguan penglihatan. Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar jika radiasi dari ponsel juga bisa menyebabkan efek buruk bagi kondisi kolesterol tubuh.

Dilansir dari CNN, fakta mengejutkan ini terungkap dari penjelasan dr. Djoko Maryono yang merupakan spesialis penyakit dalam dan jantung, Menurut dr. Djoko, radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel ternyata mampu mengikat kolesterol yang ada di dalam darah. Hal ini akan ikut memicu penumpukan plak kolesterol di dalam pembuluh darah dan akhirnya meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau bahkan stroke.

Menurut dr. Djoko, kondisi ini lebih memungkinkan untuk terjadi jika kita terlalu sering membawa atau menempatkan ponsel dekat dengan tubuh kita. Sebagai contoh, jika kita terlalu sering menyimpanya di saku atau bahkan menempatkan ponsel di atas kasur saat tidur, maka risiko untuk terpapar radiasi elektromagnetik dari ponsel akan jauh lebih besar

“Terlalu lama memakai ponsel, apalagi terlalu dekat dengan tubuh bisa mengikat kolesterol. Jangan simpan di saku. Jangan tidur dekat dengan ponsel,” jelas dr. Djoko.

Selain mewanti-wanti tentang bahaya radiasi dari ponsel, dr. Djoko juga menceritakan kondisi salah satu pasiennya yang baru berusia 30 tahun. Sang pasien adalah seorang atlet, bukan perokok, dan memiliki riwayat kesehatan yang sangat baik. Sayangnya, ia justru terkena serangan jantung meski kadar kolesterol dalam tubuhnya sebenarnya cukup rendah.

“Ternyata dia terkena paparan radikal bebas. Di tempat ia tinggal setidaknya ada 5 buah komputer yang menyala semalaman. Ditambah dengan adanya ponsel, tubuhnya terus terpapar radiasi elektromagnetik yang mempengaruhi kolesterol dan kesehatan jantungnya,” jelas dr. Djoko.

Selai paparan radiasi elektromagnetik, dr. Djoko juga menyebut ada hal lain yang bisa mengikat kolesterol dalam darah seperti polusi udara, asap rokok, radiasi sinar UV, pestisida, kandungan di dalam makanan cepat saji, hingga obat-obatan tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...