Langsung ke konten utama

Perkembangan Bayi 3 Bulan, Seharusnya Sudah Bisa Apa Saja?

bayi-umur-3-bulan-doktersehat

DokterSehat.Com – Apakah Anda seorang ibu yang memiliki bayi umur 3 bulan? Jika iya maka Anda harus mengetahui seperti perkembangan bayi 3 bulan yang baik. Informasi mengenai perkembangan bayi usia 3 bulan ini juga bermanfaat untuk mendeteksi masalah tumbuh kembang sehingga bisa ditangani segera oleh ahlinya.

Perkembangan bayi 3 bulan pada beberapa hal

Perkembangan bayi usia 3 bulan yang baik tentunya menjadi keinginan bagi setiap orang tua. Apakah Anda tahu bahwa ada beberapa tanda yang bisa dilihat untuk mengetahui bagaimana kondisi perkembangan bayi 3 bulan Anda.

Beberapa tanda perkembangan bayi 3 bulan bisa di lihat di bawha ini.

1. Panca indera bayi umur 3 bulan

Pada usia 3 bulan, bayi akan mengalami perkembangan panca indera. Bayi umur 3 bulan sudah mulai mengembangkan indera perabanya. Perkembangan bayi usia 3 bulan yang baik seharusnya sudah mulai bisa merasakan perbedaan tekstur bahan.

Anda bisa membantu bayi Anda pada hal ini agar tumbuh kembanganya optimal. Caranya adalah dengan rutin mengenalkan beberapa bahan berbeda yang pasti harus aman bagi bayi. Dengan begitu, bayi Anda pun akan belajar dan mengembangkan sentuhannya.

Selain bahan-bahan tekstil yang aman, ada cara yang lebih baik untuk Anda kenalkan lebih dulu agar indera perabanya semakin terlatih, yaitu dengan menyentuhnya atau memijat. Perkembangan bayi 3 bulan yang optimal akan memberikan ekspresi berbeda terhadap sentuhan tertentu.

2. Perkembangan bayi usia 3 bulan pada kemampuan motoriknya

Bayi umur 3 bulan akan menjadi semakin aktif. Anda bisa melihat beberapa perkembangan bayi 3 bulan Anda dalam hal kemampuan motoriknya baik motorik kasar maupun motorik halus. Pada usia 3 bulan, seharusnya bayi Anda sudah mulai bisa tengkurap sendiri tanpa bantuan siapapun.

Bayi Anda pun sudah semakin kokoh untuk menegakkan lehernya sambil tengkurap. Anda perlu membiarkan bayi Anda untuk beberapa kali dalam sehari untuk tengkurap dan menegakkan leher. Ini bisa meningkatkan koordinasi otot dan tulang.

Tidak perlu lama, hanya butuh 5-10 menit dalam sehari maka bayi Anda akan semakin memiliki perkembangan motorik yang baik. Namun, Anda perlu waspada dan hati-hati agar tetap memperhatikan bayi Anda agar terhindar dari posisi yang berbahaya.

Di samping itu, bayi Anda juga sudah mulai aktif untuk menggerak-gerakkan kaki dan tangan mereka. Ini menandakan bahwa ia memiliki sendi yang semakin kuat. Bayi Anda juga sudah semakin baik mengkoordinasikan mata dan tangannya.

3. Kemampuan menghisap susu formula atau ASI

Perkembangan bayi 3 bulan yang optimal pastinya akan menunjukkan kemampuannya saat menyusu. Bayi Anda akan semakin kuat untuk menghisap susu sebagai makanannya baik air susu ibu (ASI) maupun susu formula.

Motoriknya yang semakin berkembang menuntut kebutuhan energi yang lebih banyak. Bayi Anda pun menjadi semakin cepat lapar. Kemampuan dalam menghisapnya juga semakin kuat. Jadi, jangan heran jika ia akan membutuhkan ASI atau susu formula lebih banyak lagi.

4. Pola tidur

Perkembangan bayi 3 bulan juga terlihat pada kebiasaan atau pola tidurnya. Pada usia 3 bulan, bayi sudah semakin kuat menyusu baik ASI maupun susu formula. Hal ini pun mengakibatkan perut bayi cepat penuh dan cepat mengantuk.

Bayi Anda pun akan tidur lebih lama dan cukup nyenyak. Inilah salah satu alasan mengapa bayi umur 3 bulan sudah tidak sering menangis. Mungkin saja pada saat tidur, bayi Anda tiba-tiba menangis tetapi pada usia 3 bulan ini, ia akan lebih cepat menghentikan tangisnya.

Jadi, jika bayi Anda menangis di usia 3 bulan, jangan terlalu cepat untuk mendiamkannya. Anda bisa menunggu hingga 30-60 detik terlebih dahulu. Apabila selama itu bayi Anda tetap menangis, Anda baru bisa menenangkannya.

Pada usia 3 bulan, Anda harus bisa memberikan kesempatan bagi Anda untuk melatih dirinya untuk kembali tidur sendiri. Ini sangat penting untuk perkembangan kemandiriannya kelak.

5. Perkembangan komunikasi

Keterampilan komunikasi bayi akan mengalami perkembangan yang pesat. Sebagai mahluk sosial, tentunya bayi juga butuh untuk berkomunikasi dengan orang-orang sekitar walaupun masih menggunakan bahasa bayi.

Tawa, tangisan, senyuman merupakan bahasa bayi yang memiliki makna. Anda bisa mempelajari makna bahasa bayi agar mengetahui apa yang sedang bayi Anda katakan. Namun, pada usianya yang 3 bulan ini, ia akan menggunakan bahasa yang lebih tinggi.

bayi umur 3 bulan sudah mulai bersuara untuk berkomunikasi, seperti oohh, ahh, eeh. Ini adalah tahap awal bayi mulai belajar berbicara. Perkembangan bayi 3 bulan dalam hal ini sering kali menjadi hal yang sangat diperhatikan para orang tua terutama ibu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...