Langsung ke konten utama

Perawatan Wajah Apa Saja yang Dibutuhkan oleh Pria?

perawatan-wajah-pria-doktersehat

DokterSehat.Com – Selama ini pria selalu tidak acuh dengan kondisi kesehatan wajahnya. Bagi kau madam, asal wajah tidak memiliki noda, tidak berjerawat, dan rajin dicuci dengan air bersih tidak akan memberikan efek apa-apa. Padahal, kesehatan kulit pria juga cukup kompleks dan tidak bisa disepelekan meski lebih tebal dari kulit wanita.

Nah, kalau Anda termasuk pria yang sering tidak acuh dengan kondisi kesehatan wajah, sebaiknya tobat saat ini juga. Menjaga wajah bukan hanya masalah estetika saja. Kulit yang sehat juga bisa menunjang kesehatan tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu, simak beberapa perawatan wajah yang dibutuhkan pria di bawah ini.

  1. Menjaga kelembapan

Salah satu masalah kulit pria yang paling sering muncul adalah kelembapannya yang menurun. Kalau tidak menurun, wajah jadi berminyak karena sering berkeringat. Dua hal ini sering terjadi dan menyebabkan wajah jadi mudah berjerawat dan terlihat kusam kasam kalau tidak segera dibersihkan dengan berkala.

Jaga kelembapan kulit wajah secara berkala dengan rutin melakukan cuci muka kalau kulit terasa tidak nyaman. Selanjutnya aplikasikan beberapa krim yang menjaga kulit dari kekeringan dan kulit berminyak. Terakhir, perbanyak minum air putih. Kalau tubuh menerima 6-8 gelas air setiap hari dehidrasi tidak akan terjadi.

  1. Melakukan scrub rutin

Wajah pria terkadang terlihat kusam meski sering dibersihkan dan dirawat, Hal ini bisa terjadi karena kulit yang ada di wajah ada yang mati. Lapisan kulit ari paling luar yang sudah rusak menempel dan susah mengelupas. Itulah kenapa dibutuhkan scrub agar bisa mengelupas dan sel kulit baru bisa tampak.

Anda bisa menggunakan beberapa perlengkapan scrub yang ada di pasangan. Kalau tidak bisa melakukannya sendiri bisa meminta bantuan pasangan atau orang lain agar semua kotoran bisa terangkat dengan sempurna.

  1. Jangan lupakan area bibir dan jenggot

Bagian wajah pria juga terdiri dari bibir dan area jenggot. Untuk area bibir pria bisa membersihkannya dengan air bersih setiap hari. Kalau sudah tidak merokok, warna dari bibir akan kembali lagi seperti semula.

Selanjutnya pada jenggot atau kumis yang dijaga tetap tumbuh, selalu cuci setiap hari. Jangan lupa untuk mengecek rambut ini apakah ada bisul di sekitarnya atau mungkin semacam ketombe yang membuat gatal.

  1. Memakai tabir surya pada kondisi tertentu

Kalau Anda bekerja di luar ruangan dan sering terpapar dengan sinar matahari, ada baiknya untuk memakai tabir surya. Dengan menggunakan tabir surya ini kulit akan terlapisi dan tidak mudah terbakar oleh terik matahari.

Berada di bawah sinar matahari secara langsung cukup berbahaya. Bahkan, kulit bisa mengalami kanker melanoma kalau tidak dilindungi sejak dini.

  1. Menjaga gaya hidup

Katakanlah pria sudah melakukan empat cara yang sebelumnya telah dibahas. Namun, karena mereka tetap merokok dan melakukan kebiasaan yang buruk lain, kulit jadi tidak terjaga kebersihan dan kesehatannya. Beberapa pria bahkan memiliki kulit yang kering dan juga cenderung kasar di area wajah.

Kalau ingin kulit di area wajah tetap sehat seperti biasanya, lebih baik menjauhi rokok dengan baik. Berhenti dari aktivitas ini akan mengembalikan kesehatan dari mulut dan kulit wajah. Selanjutnya, imbangi dengan olahraga agar tubuh berkeringat dan kulit selalu sehat setiap saat.

Dari beberapa perawatan wajah di atas, kita memang tidak harus mengikuti semuanya. Namun, gunakan beberapa yang dasar dan bisa menutupi banyak masalah. Kalau Anda terbiasa merawat kulit wajah, bagian tubuh lain juga akan terbiasa untuk dirawat. Semoga bermanfaat untuk Anda!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...