Langsung ke konten utama

Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Pria dan Wanita

penyebab-infeksi-saluran-kemih

DokterSehat.Com – Dengan bentuk kemaluan yang terbuka dan memudahkan terjadinya infeksi, wanita memang lebih rentan mengalami gangguan pada saluran kemihnya, Infeksi mudah sekali muncul karena banyak hal dan berakhir pada kondisi seperti keputihan, atau gangguan lain yang lebih fatal di ginjal hingga sistem reproduksi.

Meski wanita lebih berisiko mengalami gangguan pada organ kemaluannya. Pria juga tetap bisa mengalami infeksi saluran kemih. Kondisi ini bisa muncul karena aktivitas seks atau karena buruknya sanitasi yang dilakukan. Berikut beberapa penyebab terjadi infeksi saluran kemih pada wanita.

  1. Infeksi E. coli

Salah satu penyebab paling besar dari infeksi salurah kemih pada pria dan juga wanita adalah infeksi bakteri E. coli. Bakteri ini bisa masuk dari anus ke vagina. Misal saat membasuh vagina pasca buang air, wanita salah melakukannya. Yang harusnya dari depan ke belakang justru berubah dari belakang ke depan sehingga bakteri ikut terbawa ke vagina.

Pada pria infeksi akibat bakteri ini bisa terjadi saat mereka melakukan seks anal tanpa menggunakan kondom. Penis yang masuk ke anus bisa terkena bakteri yang perlahan-lahan masuk melalui uretra lalu berlanjut ke saluran kemih dan menyebabkan nyeri yang cukup intens.

  1. Penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual juga memicu terjadinya infeksi saluran kemih. Penyakit ini bisa menular karena pasangan melakukan seks secara tidak sehat. Karena seks dilakukan tanpa kondom, bakteri atau virus bisa menyebar dan langsung menginfeksi dengan cepat saat itu juga.

Beberapa bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit juga memicu kerusakan di saluran kemih. Akibatnya pria dan wanita akan sering merasakan nyeri atau ngilu di area bawah perut. Kalau kondisi ini sudah sampai parah, ginjal bisa saja diserang oleh karena itu penyembuhan harus segera dilakukan.

  1. Kurang asupan air putih

Kesalahan fatal yang seharusnya tidak dilakukan oleh pria dan wanita adalah kurang asupan air putih. Padahal dengan air putih beberapa organ tubuh bisa berjalan dengan baik termasuk ginjal. Kalau tubuh sampai kekurangan asupan air putih, ginjal akan menghasilkan cairan lebih pekat dan mudah sekali menarik bakteri.

Minumlah air putih sebanyak 6-8 gelas setiap harinya. Pastikan minum saat pagi, siang, dan sebelum tidur. Hindari minum sesuatu yang manis terlalu banyak.

  1. Sanitasi yang sangat buruk

Sanitasi yang buruk pada pria dan wanita menyebabkan bakteri mudah masuk ke saluran kemih. Oleh karena itu, ganti celana dalam yang rutin setiap harinya. Jangan menggantinya dua hari sekali karena pasti kotor dan penuh dengan mikroba yang sangat berbahaya.

Saat buang air kecil dan besar, selalu bersihkan kemaluan dengan air. Selanjutnya lap hingga bersih agar tidak mudah dihinggapi bakteri. Terakhir jaga kelembapan area selangkangan agar tidak terlalu berkeringat dan memudahkan bakteri untuk masuk menyebabkan masalah.

  1. Langsung tidur setelah seks

Setelah melakukan seks, pasangan tidak disarankan untuk langsung tidur. Lebih baik mandi terlebih dahulu dan membersihkan area kemaluannya. Selain itu, wanita juga disarankan untuk kencing terlebih dahulu sehingga kotoran yang ada di dalam vagina bisa segera lenyap.

Kalau semua kotoran hilang dan kemaluan bersih, ganti juga pakaian dengan yang bersih. Setelah itu Anda baru boleh tidur agar tidak ada kemungkinan infeksi yang terjadi.

Beberapa penyebab infeksi saluran kemih di atas bisa terjadi pada semau orang khususnya wanita. Oleh karena itu, mari lebih menjaga kesehatan alat vital agar tidak terjadi infeksi atau masalah lain yang sama beratnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...