Langsung ke konten utama

Mengembalikan Kehidupan Seks Pria Pasca Gangguan Penis

seks-pasca-gangguan-penis-doktersehat

DokterSehat.Com – Gangguan pada penis seperti disfungsi ereksi hingga kankr prostat menyebabkan kemampuan seks pria anjlok. Saat sedang berjuang dengan kondisinya pria akan mengalami gangguan saat bercinta. Bahkan, beberapa orang jadi takut untuk melakukan seks karena bisa membuat pasangan jadi kecewa.

Nah, setelah mengalami tahap penyembuhan, kondisi pria sudah membaik. Kemampuan ereksinya mungkin akan kembali meski tidak maksimal seperti biasanya. Beberapa ketakutan mungkin akan muncul sehingga tekanan saat akan melalukan seks menjadi besar dan berlebihan.

Pria yang ingin mengembalikan kehidupan seksualnya setelah perjalanan panjang dengan penyakitnya bisa melakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Memberi dorongan psikologis

Pria yang sudah sembuh atau dalam tahap penyembuhan dari sakit yang diderita biasanya akan mengalami penurunan semangat. Kalau membicarakan masalah seks, pria akan langsung pesimis terlebih dahulu. Meski sebenarnya pria mampu melakukannya, mereka lebih sering untuk menolaknya dengan berbagai alasan.

Dengan kondisi seperti ini wanita yang menjadi pasangan sudah sepantasnya mau memberikan bantuan. Misal dengan tidak menjatuhkan pasangan dan mendorong pasangan untuk mencoba. Buat pasangan untuk percaya kalau mencoba seks lagi bukanlah hal yang salah. Kalau masih gagal bisa dicoba lagi sampai bisa.

  1. Meneruskan pengobatan dan melakukan terapi

Pria yang sudah merasa dirinya sembuh disarankan untuk tetap melalukan pengobatan. Sampai dokter menyatakan Anda tidak memerlukan lagi pengobatan barulah konsumsinya dihentikan. Lakukan semuanya dengan sabar agar semangat tetap terjaga hingga kondisi tubuh terus membaik.

Oh ya, ada baiknya Anda juga melakukan terapi atau latihan agar penis tetap bisa digunakan lagi dan mengalami perkembangan. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah melakukan latihan kegel. Cara ini dilakukan dengan menahan kencing selama beberapa kali. Dengan melatih otot yang biasanya digunakan penis untuk kencing kemungkinan terjadi penguatan ereksi akan terjadi.

  1. Tidak memburu orgasme saat seks

Seks biasanya dilakukan oleh pasangan untuk memburu orgasme. Awalnya seks memang demikian. Namun, dengan kondisi yang berbeda, seks tidak bisa dilakukan kalau hanya untuk memburu orgasme saja. Ada banyak hal dari seks yang bisa dilakukan khususnya untuk mengembalikan kepercayaan diri dari pria.

Pasangan bisa melakukan seks dengan tujuan untuk memberikan rasa nyaman dengan melakukan karezza, Namun, kalau saat melakukan seks terjadi orgasme tidak akan menjadi masalah, anggap saja dengan mendapatkan bonus.

  1. Mengonsumsi obat yang bisa membantu ereksi

Kalau dokter mengizinkan dan Anda tidak memiliki gangguan pada jantung atau penyakit kronis lainnya, Viagra sangat dilanjutkan. Dengan menggunakan Viagra pria bisa mendapatkan ereksi yang maksimal dan seks bisa berjalan dengan lebih lancar sehingga kepercayaan diri pria bisa meningkat.

Sebelum menggunakan Viagra, ada baiknya mengingat satu hal. Obat ini memiliki banyak efek samping sehingga tidak bisa digunakan sembarangan. Kalau efek samping sudah mengganggu, lebih baik hentikan.

  1. Selalu terbuka dengan pasangan

Pria yang mengalami gangguan pada kemampuan seksual memang sering menyembunyikan apa yang sedang dialaminya. Alih-alih selalu membicarakan banyak hal dengan istrinya, pria cenderung hanya menutupinya meski di dalam dirinya suda tidak tahan.

Lebih baik membicarakan semuanya dengan pasangan. Kalau ada masalah atau perubahan, segera bicarakan. Dengan saling terbuka, Anda dan pasangan bisa saling memahami termasuk untuk masalah seks.

Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kehidupan seksual yang menurun pada pria. Semoga setelah mengetahui beberapa hal di atas, Anda bisa lebih menjaga kesehatan dari penis dan organ di dalamnya agar kehidupan seks tetap berjalan sampai tua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...