Langsung ke konten utama

Makanan Berlemak Bisa Sebabkan Sakit Perut

nyeri-perut-bawah-wanita-doktersehat

DokterSehat.Com– Kebanyakan orang berpikir jika sakit perut disebabkan oleh makanan pedas saja. Padahal, bisa jadi hal ini disebabkan oleh hal lain seperti penyakit maag, makanan yang kurang higienis, atau bahkan karena makanan berlemak. Sebenarnya, bagaimana bisa makanan berlemak juga bisa menyebabkan datangnya sakit perut?

Pakar kesehatan dr. Muffazal Lakdawala dari India menyebutkan bahwa sakit perut yang disebabkan oleh peningkatan produksi gas di dalam perut memang sering terjadi, namun kondisi ini tidak bisa disepelekan begitu saja. Bisa jadi hal ini terkait dengan gangguan pencernaan yang serius atau kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak tinggi.

“Sakit perut yang disebabkan oleh produksi gas di dalam perut bisa jadi disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak. Selain itu, mereka yang sedang mengalami stres atau baru saja merokok juga bisa mengalami hal yang sama,” ungkap dr. Muffazal.

Salah satu kasus sakit perut yang disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak adalah yang dialami oleh aktris Holywood Jennifer Lawrence. Lawrence sering mengeluhkan nyeri perut dan kram. Ternyata penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang digoreng. Gejala dari kondisi ini juga disertai dengan mual-mual, muntah, hingga nyeri pada ulu hati.

Melihat adanya fakta ini, dr. Muffazal pun menyarankan kita untuk menghindari makanan berlemak dan tak lagi merokok. Selain itu, pastikan untuk mengonsumsi air putih dengan jumlah yang cukup setiap hari. Dengan melakukannya, maka kita tak hanya akan mencegah sakit perut, melainkan juga mencegah munculnya luka di dalam perut, refluks asam lambung, batu empedu, iritasi usus besar, hingga kanker pada beberapa organ pencernaan.

Cara lain yang bisa kita lakukan demi mencegah sakit perut atau gangguan pencernaan lainnya adalah rutin mengonsumsi buah-buahan dan sayuran setiap hari, tidak lagi melewatkan waktu makan, rajin berolahraga meskipun itu hanya berjalan kaki atau melakukan sit-up, tidur cukup setiap malam, dan tidak lagi merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol. Selain itu, jangan sembarangan minum kopi dalam kondisi perut kosong atau jika kita mengalami gangguan asam lambung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...