Langsung ke konten utama

Makan Gorengan Bisa Sebabkan Stroke?

gorengan-doktersehat
Photo Source: Twitter.com/infobdg

DokterSehat.Com– Siapa sih yang tidak suka dengan renyahnya gorengan? Camilan yang satu ini memang telah menjadi favorit bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Tak hanya dijadikan lauk, gorengan seringkali dijadikan makanan yang dikonsumsi saat mengobrol atau menonton acara televisi. Sayangnya, dibalik kelezatannya, gorengan dikenal luas sebagai salah satu makanan yang paling tidak sehat bagi tubuh kita.

Menurut pakar kesehatan, gorengan bahkan bisa menyebabkan datangnya stroke. Memang, kondisi ini tidak akan terjadi secara langsung, namun, jika kita terlalu sering mengonsumsinya, maka kadar kolesterol di dalam tubuh akan meningkat dengan signifikan sehingga bisa menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Plak inilah yang akhirnya bisa menyumbat sirkulasi darah dan menyebabkan datangnya stroke. Risiko ini bahkan bisa semakin tinggi jika kita sering mengonsumsi gorengan yang dimasak di dalam minyak goreng yang dipakai berulang-ulang kali hingga warnanya berubah menjadi kehitaman.

Mengolah makanan di dalam minyak goreng sebenarnya sudah cukup untuk membuat kadar kalori dan lemak jahat di dalam makanan tersebut meningkat. Masalahnya adalah lemak jahat ini sangat berbahaya bagi kesehatan pembuluh darah. Kadar kolesterol jahat akan naik dengan signifikan dan kadar kolesterol baik justru akan menurun. Kondisi ini akan memicu penumpukan plak pada bagian dalam dinding pembuluh darah arteri. Semakin banyak penumpukan plak ini, semakin sempit dan kaku pembuluh darah sehingga menyebabkan munculnya kondisi aterosklerosis yang merupakan salah satu faktor utama dari stroke.

Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak sering-sering mengonsumsi gorengan. Konsumsilah sesekali saja, bukannya setiap hari. Selain itu, mulailah untuk menerapkan pola makan yang lebih sehat, khususnya dalam hal menurunkan asupan dengan kandungan lemak dan kolesterol, memperbanyak makanan berserat, dan memastikan diri untuk minum air putih dengan cukup setiap hari. Cara ini disebut-sebut bisa membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Agar proses penurunan kolesterol dan risiko stroke bisa semakin maksimal, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rajin melakukan olahraga. Dengan melakukannya, sirkulasi darah akan semakin lancar dan proses pembuangan kolesterol jahat dari dalam tubuh pun akan lancar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...