Langsung ke konten utama

Inilah 10 Manfaat Memelihara Tumbuhan di Rumah

manfaat-tumbuhan-di-rumah-doktersehat

DokterSehat.Com – Banyak orang mengira bahwa manfaat memelihara tumbuhan di rumah hanya sebatas pada estetika atau keindahan saja. Padahal memelihara tumbuhan di rumah memiliki beberapa manfaat yang lebih luas. Apakah Anda merasa tertarik untuk mendapatkan berbagai manfaat memelihara tumbuhan di rumah?

Manfaat memelihara tumbuhan di rumah

Tumbuhan di rumah tidak hanya berfungsi sebagai hiasan ruangan saja. Ada beberapa manfaat memelihara tumbuhan di rumah yang sangat baik bagi para penghuni rumah. Penasaran? Yuk, simak informasinya di bawah ini.

Berikut ini adalah beberapa manfaat memelihara tumbuhan di rumah:

1. Membersihkan udara

Banyak orang masih belum menyadari akan racun-racun yang ada di udara yang ada di bagian dalam rumah. Beberapa racun seperti formaldehid, benzena, xilena, karbon monoksida, dan lainnya bisa mengganggu kesehatan tubuh.

Racun-racun tersebut mengontaminasi udara di dalam rumah yang biasa berasal dari pengharum kimia, produk rambut, furniture, cat kuku, karpet, dan lantai. Salah satu manfaat memelihara tumbuhan di rumah adalah bisa membersihkan racun-racun tersebut.

Tanaman seperti spider plant (Chlorophytum comosum) adalah salah satu contoh tanaman yang bisa membersihkan udara dari racun formaldehid. Tanaman di dalam rumah akan menyerap dan menghilangkan racun-racun di udara. Udara pun menjadi segar dan bersih.

2. Mengharumkan ruangan

Kebanyakan orang tentunya menginginkan ruangan yang harum karena bisa menenangkan pikiran dan merilekskan tubuh. Akan tetapi, tidak sedikit yang menggunakan pengharum kimia untuk mengharumkan ruangan.

Padahal, Anda bisa menggunakan tanaman untuk memberikan aroma yang harum pada ruangan secara alami dan tidak mengandung zat kimia yang tidak baik bagi tubuh. Manfaat memelihara tumbuhan di rumah bisa membuat rumah memiliki aroma yang harum.

Anda bisa menggunakan tumbuhan berbunga dengan aroma menyenangkan. Beberapa tanaman yang bisa memberikan aroma harum pada ruangan seperti bunga sedap malam, bunga melati, bunga lili, dan lainnya.

3. Mempermudah pernapasan

Apakah Anda suka mengalami sulit bernapas atau sesak napas walaupun sedang berada di dalam rumah. Anda bisa mencoba memelihara tumbuhan di dalam rumah untuk mengatasi sesak napas ringan.

Manfaat memelihara tumbuhan di rumah juga bisa membantu pernapasan. Sebelum malam hari, tumbuhan akan membantu meningkatkan produksi oksigen dan menurunkan limbah pernapasan yaitu karbon dioksida.

Oksigen dalam konsentrasi di dalam rumah bisa membuat pernapasan Anda lebih baik. Namun, pada malam hari hal ini akan terjadi sebaliknya. Umumnya, tumbuhan pada akan bersaing mengambil oksigen di malam hari.

Akan tetapi, ada beberapa tanaman yang bisa mengeluarkan oksigen pada malam hari. Beberapa contoh tumbuhan tersebut di antaranya adalah sanseviera, lidah buaya, kaktus natal, peepal, bunga gerbera, dan lainnya.

4. Meningkatkan kesehatan fisik

Racun-racun yang terserap dan tersingkirkan tentunya akan meningkatkan kesehatan fisik Anda. Di samping racun, manfaat memelihara tumbuhan di rumah juga bisa menyaring mikroba di udara.

Hal ini bisa mencegah atau menurunkan risiko terjadinya infeksi saluran pernapasan akibat bakteri. Debu-debu yang beterbangan pun bisa dikurangi oleh tanaman yang ada di dalam rumah. Tumbuhan di dalam rumah bisa membuat Anda sehat.

Ini dikarenakan beberapa masalah fisik seperti batuk, pilek, tenggorokan kering, mata gatal, dan rasa lelah bisa diatasi dengan kehadiran tumbuhan di dalam rumah. Tidak heran jika ada yang mengatakan memelihara tanaman di rumah akan mencegah Anda sering sakit.

5. Menjaga kelembapan ruangan

Tidak hanya membersihkan dan menyegarkan ruangan, manfaat tumbuhan di rumah juga dapat melembapkan ruangan secara alami. Kelembapan udara di dalam rumah harus terkendali dengan baik.

Anda bisa memanfaatkan kehadiran tanaman di dalam rumah untuk melakukan tugas tersebut. Beberapa tanaman seperti kaktus bisa menekan jumlah air yang terlepas ke udara sehingga kelembapan tetap terjaga.

6. Memperbaiki mood

Kadang kala, mood seseorang bisa cepat berubah bagaikan roller coaster. Jika Anda termasuk demikian maka memelihara tumbuhan di rumah bisa membantu mengatasi perubahan mood. Tumbuhan di dalam rumah bisa membantu Anda untuk memperbaiki mood.

Tahukah Anda bahwa menyentuh tanaman bisa membuat jiwa menjadi lebih tenang. Ini bisa membantu membuat mood Anda menjadi positif. Beberapa mood negatif seperti cemas, tertekan, stres, dan lainnya bisa dikurangi dengan adanya tanaman di rumah.

Manfaat memelihara tumbuhan di rumah juga bisa meningkatkan energi dan sikap positif seperti tenang, optimis, sejahtera, stabilitas, dan lainnya. Tanaman jenis bunga-bungaan banyak dipilih untuk mendapatkan manfaat ini.

7. Membuat tidur lebih nyenyak

Apakah Anda mengalami insomnia atau susah tidur? Jika iya maka Anda tidak perlu gelisah lagi karena Anda bisa memelihara tumbuhan di rumah agar tidur Anda lebih nyaman. Salah satu manfaat memelihara tumbuhan di rumah yang sangat positif adalah bisa membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Anda bisa menggunakan beberapa jenis tanaman seperti bunga melati atau bungan jasmine yang bisa membuat tidur Anda menjadi lebih nyenyak. Namun, ingat untuk memilih tanaman yang mengeluarkan oksigen pada malam hari agar Anda tetap bisa bernapas dengan baik.

8. Mencegah beberapa penyakit

Tidak hanya menjaga kesehatan, manfaat memelihara tumbuhan di rumah juga bisa mengatasi beberapa penyakt. Ini juga bisa disebut sebagai apotek hidup. Apotek hidup adalah kumpulan tanaman yang seolah-olah seperti obat.

Memelihara tumbuhan sebagai terapi kesehatan yang alami dan menyehatkan memang bisa mengurangi terjadinya risiko demensia, depresi, skizofrenia, dan kanker. Anda bisa lihat sendiri jika penyakit fisik maupun mental bisa diatasi dengan menggunakan tanaman di rumah. Terapi kesehatan yang alami, praktis, dan hemat biaya!

9. Mendukung aktivitas produktif

Apakah Anda seseorang yang sering melakukan aktivitas produktif di dalam rumah? Jika Anda lebih banyak bekerja atau belajar di dalam rumah maka kehadiran tumbuhan di dalam rumah bisa membantu Anda untuk melakukan hal-hal produktif.

Banyak yang tidak menyadari jika manfaat memelihara tumbuhan di rumah bisa meningkatkan daya berpikir dan kualitas bekerja. Tanaman yang ada di dalam rumah mendukung Anda untuk memiliki fokus dan memori yang lebih berkualitas.

Kreativitas Anda pun juga akan semakin baik lagi sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang sangat kreatif dan berkualitas. Kehadiran tanaman di rumah bisa meningkatkan kualitas proses belajar atau bekerja.

10. Membuat bahagia

Udara yang bersih, aroma rumah yang harus, ruangan yang lembap, suasana yang indah, pikiran dan jiwa yang tenang, dan tubuh yang rileks adalah unsur-unsur penting yang sangat berperan terhadap kebahagiaan diri saat di rumah.

Tumbuhan yang cocok dipelihara di dalam rumah

Tidak semua tumbuhan bisa dipelihara di dalam rumah dan memiliki efek positif. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa rekomendasi tumbuhan yang baik untuk dipelihara di dalam rumah.

Beberapa contoh tumbuhan yang cocok dipelihara di rumah di antaranya seperti sansevieria (lidah mertua), lidah buaya, spider plant, aglaonema, sirih gading, monstera, phildendron, dracaena, lily, bunga melati, mawar, anggrek, sedap malam, dan kuping gajah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...