Langsung ke konten utama

Daun Salam Mampu Turunkan Kolesterol?

manfaat-daun-salam-doktersehat
Photo Credit: freepik.com

DokterSehat.Com– Kita mengenal daun salam sebagai salah satu bumbu alami yang membuat masakan menjadi jauh lebih nikmat Hanya saja, ada yang menyebut daun salam sebagai salah satu obat alami yang mampu menurunkan kolesterol. Sebenarnya, apakah memang daun salam memiliki manfaat kesehatan ini?

Meski kini lebih sering dikenal sebagai bumbu masakan, dalam realitanya daun salam sudah digunakan dalam dunia medis sejak lama. Bahkan, telah ada penelitian yang menyebutkan bahwa kandungan di dalam daun salam mampu mencegah datangnya penyakit jantung. Hal ini disebabkan oleh adanya fitonutrien di dalamnya, senyawa yang mampu menyehatkan jantung sekaligus mencegah datangnya stroke dan serangan jantung dengan signifikan. Kandungan ini juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dan membuat kadar kolesterol baik atau HDL meningkat.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition pada 2009 lalu, dihasilkan fakta bahwa setelah 30 hari rutin mengonsumsi 1-3 gram daun salam setiap hari mampu menurunkan kadar kolesterol total hingga 24 persen, kadar trigliserida hingga 34 persen, kadar kolesterol jahat turun hingga 40 persen, dan kadar kolesterol baik bisa ditingkatkan hingga 29 persen.

Penelitian lain yang dilakukan oleh para ahli dari Zarqa Private University yang ada di Yordania juga menyebutkan bahwa partisipan yang mengonsumsi daun salam setiap hari selama satu bulan mengalami penurunan kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida dengan signifikan.

Lantas, apakah kita harus mengunyah daun salam secara langsung demi mendapatkan manfaat ini meskipun daun ini memiliki tekstur yang sedikit alot?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa kita sebaiknya mengolahnya menjadi minuman. Untuk membuatnya, kita hanya perlu menyiapkan 10 atau 15 daun salam yang dicuci bersih dan tiga gelas air putih. Rebus air dan daun salam ini hingga yang tersisa sekitar satu gelas saja. Setelahnya, saring air rebusan ini dan kita bisa mengonsumsinya secara teratur demi mendapatkan manfaat berupa menurunnya kadar kolesterol di dalam tubuh.

Selain minum air rebusan daun salam, ada baiknya kita juga menerapkan gaya hidup yang sehat demi menurunkan kadar kolesterol dengan maksimal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...