Langsung ke konten utama

Cokelat Bisa Sebabkan Susah BAB?

doktersehat-masker-cokelat
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Mengapa hampir semua orang suka dengan cokelat? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa di dalam cokelat terdapat stimulan yang bisa membuat otak mengeluarkan hormon endorphin atau hormon yang membuat kita lebih senang dan tenang. Dengan mengonsumsi cokelat, maka kita pun akan membuat rasa sedih atau mood yang sedang tidak baik menghilang. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut cokelat bisa menyebabkan susah buang air besar. Sebenarnya, apakah anggapan ini sesuai dengan fakta medis?

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa cokelat atau kandungan di dalamnya seperti kakao mampu memicu datangnya sembelit. Hanya saja, di dalam cokelat yang kita konsumsi biasanya juga dicampur dengan bahan-bahan lainnya seperti gula atau lemak. Bahan-bahan tambahan inilah yang dikhawatirkan bisa menyebabkan dampak buruk bagi saluran pencernaan, termasuk sembelit. Hal ini berarti, jika kita berlebihan mengonsumsi cokelat batangan, permen cokelat, atau minuman dengan rasa cokelat lainnya, risiko untuk mengalami sembelit pun meningkat.

Ada banyak sekali penyebab dari datangnya sembelit. Hanya saja, biasanya hal ini disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat seperti kurang serat akibat jarang mengonsumsi sayur dan buah-buahan, kurang minum air putih, dan kurang gerak. Pola makan yang kurang serat dan kurang minum air putih akan membuat saluran pencernaan melambat yang akhirnya berimbas pada datangnya masalah sembelit. Selain itu jika kita kurang gerak, maka otot-otot pada saluran pencernaan tidak akan berkontraksi dengan cukup sehingga sulit untuk mengeluarkan kotoran.

Beberapa masalah kesehatan lain yang juga bisa menyebabkan datangnya sembelit adalah irritable bowel syndrome atau IBS, hipertensi, diabetes, serta Parkinson. Masalah-masalah kesehatan ini bisa mempengaruhi fungsi otot pada bagian anus dan usus besar yang akhirnya menyebabkan datangnya sembelit.

Masalahnya adalah sembelit tidak hanya akan menyebabkan sensasi perut sakit atau tidak nyaman. Membiarkannya sering terjadi bisa membuat kita lebih rentan terkena wasir hingga datangnya penyakit kanker pada usus. Karena alasan inilah kita harus segera memeriksakan kondisi sembelit yang kita alami ke dokter jika memang tak kunjung bisa diatasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...