Langsung ke konten utama

Bolehkah Makan Es Krim di Malam Hari?

es-krim-doktersehat
Photo Source: Flickr/distillated

DokterSehat.Com– Es krim identik dengan makanan yang cocok untuk dikonsumsi saat udara sedang sangat panas, yakni di siang hari. Hanya saja, banyak orang yang juga tetap mengonsumsinya di malam hari. Sebenarnya, apakah tidak apa-apa jika kita mengonsumsinya di malam hari atau setelah makan malam sebagai camilan?

Dilansir dari Boldsky, meskipun memiliki rasa yang enak, pakar kesehatan menganggap es krim sebagai makanan yang sebaiknya tidak kita konsumsi di malam hari, tepatnya di waktu yang terlalu dekat dengan waktu tidur. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan lemak yang cukup tinggi di dalamnya yang dikhawatirkan akan membuat saluran pencernaan bekerja keras dan akhirnya membuat kita tak kunjung bisa terlelap.

Seharusnya, sekitar dua atau tiga jam sebelum tidur, saluran pencernaan kita tidak lagi dimasuki makanan, apalagi makanan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Hal ini akan membantu tubuh mempersiapkan diri untuk segera beristirahat. Dengan mengonsumsi makanan berlemak seperti es krim, tubuh, khususnya saluran pencernaan dipaksa kembali bekerja dan akhirnya membuat produksi hormon yang membantu kita tertidur mengalami gangguan. Selain itu, proses pencernaan lemak pada akhirnya tidak akan berlangsung dengan maksimal yang akhirnya bisa membuat kita mengalami kenaikan berat badan.

Makanan lain yang tidak disarankan untuk dikonsumsi di malam hari, khususnya di dekat dengan waktu tidur adalah kue manis. Hal ini berarti, kita tidak bisa menjadikannya hidangan pencuci mulut setelah makan malam. Sebagian orang mengaku akan mengalami mimpi buruk jika mengonsumsi kue manis di waktu yang terlalu dekat dengan waktu tidur. Hanya saja, belum ada penelitian yang membuktikan hal ini. Meskipun begitu, kue manis kaya akan kandungan lemak dan gula yang bisa saja mengacaukan kadar gula darah dan bisa meningkatkan risiko terkena obesitas atau diabetes.

Beberapa jenis makanan atau minuman lain yang sebaiknya kita hindari di malam hari adalah makanan cepat saji yang memang kaya akan lemak dan kandungan tidak sehat lainnya, bawang putih yang bisa menyebabkan perut kembung, makanan pedas yang bisa meningkatkan risiko terkena gangguan asam lambung, kopi yang bisa membuat kita susah tidur, dan minuman beralkohol.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...