Langsung ke konten utama

Bisakah Fingering Vagina Memicu Terjadinya Kehamilan?

hamil-dari-fingering-doktersehat

DokterSehat.Com – Fingering adalah aktivitas seks yang memasukkan jari ke vagina atau anus dengan tujuan untuk merangsang. Aktivitas ini banyak dilakukan oleh pria kepada wanita atau wanita pada dirinya sendiri saat sedang melalukan masturbasi. Bisakah fingering sebabkan hamil pada wanita?

Mungkin akan banyak orang yang menjawab tidak. Faktanya, pada kondisi tertentu wanita bisa mengalami kehamilan meski kemungkinannya cukup kecil. Berikut beberapa ulasan tentang fingering yang memungkinkan terjadinya pembuahan.

Jenis fingering yang berisiko

Fingering yang dilakukan langsung dengan tangan yang bersih dan steril tidak akan menyebabkan kehamilan. Kalau situasi di bawah ini muncul, kemungkinan terjadi pembuahan tetap ada meski kecil. berikut kondiri fingering sebabkan hamil:

  1. Fingering setelah pria melakukan masturbasi

Fingering sebabkan hamil jika pria baru saja melakukan masturbasi bisa saja menyebabkan kehamilan. Jari pria yang melakukan masturbasi ini mengandung cairan praejakulasi dan kemungkinan sperma. Saat dimasukkan ke dalam vagina, masih ada kemungkinan sperma yang masuk.

Kalau jari pria masih berlumuran cairan ejakulasi kemungkinan kehamilan mungkin akan besar. Kecuali kalau ejakulasi sudah berjalan lama dan cairan sperma sudah mulai berubah warna. Kemungkinan sel itu hidup cukup kecil sehingga fingering tidak menghasilkan apa-apa.

  1. Fingering setelah memberikan masturbasi

Pada kondisi tertentu, pasangan sering melalukan masturbasi mutualisme. Cara ini dilakukan dengan saling memberikan rangsangan pada kemaluan. Selanjutnya, pasangan kembali merangsang dirinya sendiri bergantian. Saat wanita melakukan masturbasi pada pria, kemungkinan terjadi penempelan cairan praejakulasi akan tinggi.

Wanita disarankan untuk mencuci tangannya hingga bersih agar kemungkinan kehamilan tidak ada sama sekali. Setelah bersih, baru bisa melakukan fingering lagi ke vaginanya.

  1. Fingering tapi pria ejakulasi di sekitar vagina

Fingering sebabkan hamil kalau pasangan baru saja ejakulasi di depan vagina. Fingering pada kondiri ini memungkinkan terjadinya kehamilan. Cairan mani yang banyak sperma bisa ikut masuk ke dalam tubuh dan bergerak ke tuba falopi dan membuahi sel telur yang kebetulan sedang keluar.

Meski ejakulasi di luar tidak menyebabkan kehamilan, wanita tidak dianjurkan melakukan fingering dan membawa masuk sperma. Jadi cuci bersih dahulu vagina dengan air. Cuci tangan juga agar tidak ada sisa sperma. Selanjutnya fingering bisa dilakukan sendiri atau meminta bantuan pasangan untuk melakukannya.

Lakukan ini jika terlanjur melakukan fingering

Kalau Anda dan pasangan lupa dan terlanjur memasukkan jari ke vagina padahal masih mengandung sperma atau air mani, coba lakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Cuci bersih area vagina dan sebisa mungkin segera buang air kecil agar bagian dalam jadi bersih.
  • Menggunakan kontrasepsi darurat yang bisa diminum maksimal 5 hari setelah melakukan seks. Kontrasepsi ini akan mencegah terjadinya pembuahan sehingga kemungkinan kebobolan akan kecil.
  • Selanjutnya kontrasepsi darurat jenis pil. Biasanya wanita harus segera mengonsumsinya maksimal 3 hari setelah melakukan seks. Dokter akan memberikan resep obatnya dengan aturan minum disesuaikan dengan kondisi tubuh.
  • Selanjutnya dengan memasang IUD langsing ke vagina dengan jarak maksimal 5 hari pasca melakukan seks. Kemungkinan pencegahan kehamilan dengan cara ini sebesar 99 persen.

Sebelum menggunakan salah satu dari cara di atas, lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dengan begitu, dokter akan memberikan kontrasepsi darurat yang cocok.

Inilah beberapa ulasan tentang fingering sebabkan hamil. Semoga setelah mengetahui beberapa hal di atas, kita bisa lebih bijak dalam melakukan fingering pada pasangan atau pada diri sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...