Langsung ke konten utama

Benarkah Penderita Diabetes Boleh Makan Ubi Jalar?

ubi-jalar-diabetes
Photo Source: Twitter/herosupermarket

DokterSehat.Com– Diabetes adalah masalah kesehatan yang membuat penderitanya tidak lagi mampu mengonsumsi makanan dan minuman dengan sembarangan. Jika sampai mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula atau kalori, maka mereka akan lebih rentan terkena komplikasi yang berbahaya dan mematikan.

Kebanyakan penderita diabetes memilih untuk tidak mengonsumsi makanan dengan rasa yang manis, namun apakah mereka juga tidak boleh mengonsumsi ubi jalar? Sebagaimana kita ketahui, ubi jalar termasuk dalam makanan yang sehat meskipun memiliki rasa yang manis. Bahkan, banyak orang yang mengonsumsi ubi jalar saat diet.

Pakar kesehatan menyebut ubi jalar sebagai makanan dengan kadar indeks glikemik yang rendah. Kandungan serat di dalamnya juga sangat tinggi. Hal ini berarti, jika penderita diabetes mengonsumsinya, ada kemungkinan kadar gula darahnya tidak akan melonjak dengan cepat sehingga tidak menyebabkan efek yang berbahaya.

Di dalam ubi jalar terdapat kandungan sehat seperti magnesium, potasium, beta karoten, dan vitamin C yang memang bisa memberikan manfaat bagi penderita diabetes. Karena kadar indeks glikemiknya rendah, maka kadar gula darah akan naik dengan perlahan dan bisa dimaksimalkan oleh tubuh menjadi sumber energi. Hal ini juga akan mempermudah kinerja pankreas dan hormon insulin. Kandungan di dalam ubi jalar juga mampu mencegah paparan radikal bebas dan munculnya peradangan di dalam tubuh.

Hanya saja, meskipun termasuk dalam makanan yang sehat, proses pengolahan ubi jalar juga harus diperhatikan. Jika kita memasaknya dengan cara yang salah, maka kadar indeks glikemik atau kalori di dalamnya bisa saja meningkat. Sebagai contoh, banyak orang yang sengaja menjadikan ubi jalar sebagai gorengan. Padahal, hal ini akan membuatnya menjadi makanan yang tidak sehat dan kaya kalori sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes.

Selain memperhatikan cara pengolahan, ada baiknya penderita diabetes juga tidak mengonsumsi ubi jalar dengan berlebihan. Jika memang masih ragu untuk mengonsumsi ubi jalar, penderita diabetes bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui seberapa banyak porsi ubi jalar yang bisa dimakan setiap hari atau bagaimana cara mengolah ubi jalar yang tepat sehingga makanan ini aman untuk dikonsumsi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...