Langsung ke konten utama

Begini Tanda Tubuh Sudah Kelebihan Gula

nilai-gula-darah-normal-doktersehat

DokterSehat.Com– Diabetes terjadi akibat kadar gula darah sangat tinggi. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, maka organ tubuh akan mengalami kerusakan dan menyebabkan resistensi insulin yang akhirnya berimbas pada ketidakmampuan tubuh dalam mengolah gula dari makanan yang kita konsumsi.

Gejala pertama dari tubuh yang sudah kelebihan gula adalah kecenderungan kita untuk ingin mengonsumsi makanan manis dengan berlebihan. Ketagihan gula ternyata adalah respons alami tubuh jika kita mengalami hal ini.

Hanya saja bukannya puas, kita justru akan semakin ingin mengonsumsi makanan manis meski sudah memakannya dalam jumlah banyak. Hal ini disebabkan oleh toleransi dari indra pengecap kita pada rasa manis yang terganggu dan otak kita yang terus menagih makanan manis karena bisa memberikan sensasi senang dan puas.

Jika kita sudah ketagihan gula, maka risiko untuk terkena gangguan suasana hati juga akan meningkat. Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network pada 2015 silam, dihasilkan fakta bahwa gula bisa menyebabkan peradangan pada otak. Kondisi ini bisa memicu depresi atau gangguan suasana hati.

Tubuh yang sudah kelebihan gula darah juga akan mengalami peningkatan berat badan dengan signifikan. Makanan yang kaya akan kandungan gula cenderung rendah protein dan serat sehingga tidak akan memberikan efek kenyang meski dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Padahal, kandungan kalorinya sangat tinggi. Penumpukan kalori ini akan berubah menjadi lemak di dalam tubuh yang akhirnya membuat berat badan naik dan bentuk badan menjadi lebih gemuk.

Tingginya kadar gula di dalam tubuh juga akan berimbas pada fluktuasi glukosa yang bisa menyebabkan seseorang menjadi mudah lelah. Selain itu, tingginya kadar gula dalam tubuh juga berimbas pada perubahan hormon insulin yang akhirnya menyebabkan munculnya jerawat atau ruam-ruam pada kulit.

Tanda tubuh kelebihan gula lainnya adalah munculnya karies gigi. Meskipun kondisi ini sering kali terkait dengan kebiasaan malas menyikat gigi, bisa jadi masalah karies gigi juga terkait dengan kadar gula di dalam tubuh. Kebiasaan mengonsumsi makanan manis akan membuat banyak kandungan gula tertinggal di dalam mulut. Keberadaan gula ini sangat disukai oleh bakteri penyebab karies gigi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...