Langsung ke konten utama

Begini Dampak Makan Daging Setiap Hari

Kesalahan-makan-daging-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/refeia

DokterSehat.Com– Meskipun harganya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan bahan makanan lainnya, tetap saja daging termasuk dalam bahan makanan yang digemari oleh masyarakat. Banyak orang yang bahkan bisa mengonsumsinya setiap hari. Sebenarnya, apakah tidak apa-apa jika kita makan daging setiap hari?

Cukup banyak bagian daging, baik itu daging merah atau daging unggas yang ternyata kaya akan kandungan lemak dan kolesterol. Jika kita sampai mengonsumsi lemak dan kolesterol dengan berlebihan, maka kita pun akan lebih berisiko terkena masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan stroke.

Selain itu, di dalam daging merah juga terdapat senyawa bernama karnitin yang bisa membuat pembuluh darah mengeras. Padahal, pengerasan pembuluh darah atau dalam dunia medis disebut aterosklerosis ini bisa memicu datangnya penyakit berbahaya seperti serangan jantung, aritmia, gagal jantung, kardiomiopati, dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Mengonsumsi daging merah terlalu sering juga akan memberikan dampak lain, yakni meningkatnya risiko kanker. Telah ada penelitian yang membuktikan bahwa mengonsumsi daging merah terkait dengan risiko kanker usus besar dan kanker payudara, dua jenis kanker yang paling mematikan. Peningkatan risiko ini disebabkan oleh munculnya senyawa nitrosamine jika daging dimasak dalam waktu yang terlalu lama.

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi daging dengan berlebihan, yakni lebih dari 3 kali dalam seminggu dikhawatirkan bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon, apalagi jika kita juga cenderung tidak mengonsumsi makanan berserat dengan cukup. Ketidakseimbangan hormon ini juga bisa menjadi awal mula datangnya kanker.

Makan daging setiap hari juga akan meningkatkan risiko terkena gangguan pencernaan, apalagi jika kita tidak memasaknya hingga benar-benar matang sehingga saluran pencernaan pun akan terpapar bakteri seperti E.Coli yang berbahaya. Selain itu, terlalu banyak makan daging dan tidak diimbangi dengan asupan serat akan membuat perut bekerja dengan sangat keras untuk mencernanya. Hal ini bisa saja mendatangkan masalah sembelit atau susah buang air besar.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi asupan daging kurang dari 3 kali dalam seminggu. Selain itu, jangan berlebihan saat mengonsumsinya dan pastikan untuk menerapkan pola makan dengan kadar gizi yang seimbang setiap hari demi menjaga tubuh tetap sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...