Langsung ke konten utama

Batasan Maksimal Makan Avokad

doktersehat-minyak-avokad-untuk-perawatan-rambut
Photo Credit: Pexels.com/Foodie Factor

DokterSehat.Com– Avokad dikenal luas sebagai salah satu buah yang paling sehat untuk kita konsumsi. Selain kaya akan nutrisi menyegarkan, avokad yang mengenyangkan juga memiliki rasa yang unik, yakni manis dan gurih. Hal ini disebabkan oleh adanya lemak sehat dan serat di dalamnya. Keberadaan kandungan inilah yang bisa membantu kita menurunkan kolesterol dan lemak jahat di dalam tubuh.

Hanya saja, apakah tidak apa-apa jika kita makan avokad dalam jumlah yang banyak setiap hari? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa apapun yang dikonsumsi dengan berlebihan tidak baik bagi kesehatan. Meskipun kaya akan kandungan lemak sehat yang jauh lebih baik daripada lemak hewani, tetap saja ada baiknya kita membatasi asupan avokad.

“Bagi orang-orang dengan kondisi penyakit jantung, avokad bahkan sebaiknya tidak mereka konsumsi sama sekali,” ungkap dr. Andrew Freeman dari National Jewish Health, Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Avokad memang bisa memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa. Kandungan lemak sehatnya mampu membantu proses penyerapan vitamin A, vitamin D, vitamin E, vitamin K dari berbagai macam makanan. Sebagai contoh, jika kita makan wortel yang kaya akan keratin, maka kandungan di dalam avokad akan membantu tubuh menyerap keratin ini dengan efektif.

Lantas, mengapa kita sebaiknya membatasi asupan avokad? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa hal ini disebabkan oleh kandungan kalori di dalamnya yang cukup tinggi. Di dalam satu buah avokad terdapat 322 kalori, 13 gram lemak, serta 29 gram lemak. Hal ini berarti, dengan standar asupan kalori harian yang mencapai 1.200 kalori, makan satu buah avokad sudah memenuhi setidaknya seperempat kebutuhan kalori harian. Jika kita menambahkan susu kental manis atau gula saat makan avokad, maka kadar kalorinya jelas akan jauh lebih tinggi.

Pakar kesehatan Tammy Lakatos-Shames dari Nutrition Twins menyebutkan bahwa ada baiknya kita membatasi asupan avokad sekitar seperlima dari satu buah avokad dalam sekali makan. Jumlah ini sudah memberikan sekitar 50 kalori, 3 gram serat, dan 6 gram lemak. Jumlahnya memang terlihat tidak banyak, namun sebenarnya kita sudah mendapatkan cukup banyak manfaat kesehatan dari buah yang memiliki rasa creamy ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...