Langsung ke konten utama

Bahaya Makan Mie Instan dan Telur Setengah Matang

mie_goreng_instan_doktersehat_3
Photo Source: Flickr/Valentin Janiaut

DokterSehat.Com– Agar rasa mie instan menjadi lebih nikmat, kita bisa menambahkan bahan lainnya seperti telur, daging, atau sayuran. Terkadang, telur yang kita tambahkan pada mie instan adalah telur setengah matang. Lelehan dari telur yang belum benar-benar matang ini dianggap bisa membuat mie instan menjadi semakin lezat. Meskipun telur termasuk dalam bahan makanan yang sehat, bisa jadi menambahkan telur setengah dalam mie instan membuatnya menjadi semakin tidak sehat.

Di dalam telur terdapat kandungan zat avidin yang sebenarnya berfungsi sebagai pelindung kandungan gizi di dalam telur. Kandungan zat avidin ini bisa dihilangkan jika kita benar-benar memasaknya hingga matang, namun jika hanya dimasak setengah matang, masih ada kandungan zat avidin yang tersisa pada telur yang kita konsumsi sehingga dikhawatirkan bisa menyebabkan efek buruk layaknya gatal-gatal atau pembengkakan pada kulit.

Cangkang telur bisa jadi masih memiliki bakteri salmonella yang hidup. Saat kita memasak telur atau memecahkan cangkangnya, bisa jadi telur ini terkontaminasi bakteri tersebut. Dengan memasaknya hingga benar-benar matang, bakteri ini akan mati sehingga kita tidak akan mengalami dampak kesehatan saat mengonsumsinya. Sayangnya, jika telur hanya dimasak setengah matang, maka dikhawatirkan masih ada bakteri yang masih hidup dan masuk ke dalam tubuh. Kita pun akan lebih rentan untuk terkena gangguan pencernaan atau bahkan penyakit tifus.

Telur setengah matang juga masih memiliki kandungan ovomucoid. Sebagaimana kandungan avidin, kandungan ini juga bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Bahkan, dalam banyak kasus, kandungan ini bisa menyebabkan datangnya gangguan pernapasan. Selain itu, di dalam telur setengah matang juga dikhawatirkan masih ada kandungan melamin. Melamin ini didapatkan dari bahan pakan ayam petelur yang diberikan oleh para peternak. Masalahnya adalah kandungan ini jika sampai masuk ke dalam tubuh manusia akan membahayakan kesehatan ginjal kita.

Melihat adanya fakta ini, jika kita ingin menambahkan telur pada mie instan yang ingin kita makan, pastikan untuk memasaknya hingga benar-benar matang sehingga kandungan kurang sehatnya tidak akan menyebabkan efek buruk bagi kesehatan tubuh. Hanya saja, pastikan untuk membatasi konsumsi mie instan karena tidak baik bagi tubuh kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...