Langsung ke konten utama

Bahaya Makan Donat Setiap Hari

donat_doktersehat_2
Photo Source: Flickr/mbrochh

DokterSehat.Com– Donat seringkali dianggap sebagai camilan yang mengenyangkan dan cocok untuk dikonsumsi di sela-sela kesibukan atau saat sedang bersantai seperti menonton televisi. Banyak orang yang bahkan bisa melahap habis satu kotak donat sendirian! Sayangnya, menurut pakar kesehatan, donat termasuk dalam makanan yang paling tidak sehat bagi tubuh sehingga sebaiknya tidak sering dikonsumsi.

Bahan utama donat adalah kentang atau tepung terigu. Kedua bahan ini memiliki kadar karbohidrat yang sangat tinggi. Sebagai contoh, di dalam satu buah donat terdapat sekitar 16 hingga 40 gram karbohidrat. Jika kita mengonsumsinya sebagai camilan di sela-sela waktu makan, maka kita akan mengonsumsi kalori dengan berlebihan. Hal ini tentu akan membuat berat badan naik. Bahkan, jika kita mengonsumsinya setiap hari, bisa jadi risiko terkena diabetes meningkat.

Risiko untuk terkena penyakit berbahaya ini bahkan bisa jauh lebih tinggi jika donat yang kita konsumsi diberi topping yang manis seperti meses, gula halus, dan topping manis lainnya. Kadar kalori dari topping ini tak kalah tingginya dibandingkan dengan donat sehingga membuat kadar gula darah di dalam tubuh naik dengan sangat cepat setelah memakannya.

Selain risiko terkena masalah berat badan atau diabetes, mengonsumsi donat terlalu sering ternyata juga bisa memberikan efek buruk bagi tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar sodium di dalam donat, yakni mencapai 130-150 miligram. Jika kita memakannya dalam jumlah banyak, maka semakin banyak sodium yang masuk ke dalam tubuh, bukan? Padahal, pakar kesehatan menyarankan kita membatasi asupan sodium 2300 miligram per hari. Jika kita makan donat terlalu banyak dan mengonsumsi makanan tinggi sodium lainnya, tekanan darah tentu akan naik dan bisa memicu datangnya hipertensi.

Melihat adanya fakta ini, pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi asupan donat sesekali saja, bukannya sebagai makanan yang dikonsumsi setiap hari, apalagi dijadikan camilan karena tidak baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, jika ingin memakannya, buatlah donat sendiri agar kandungan kalori, gula, dan lemaknya tidak terlalu banyak. Jangan beri tambahan topping yang tidak sehat seperti gula tambahan atau meses demi mencegah kenaikan berat badan dan risiko diabetes.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...