Langsung ke konten utama

Akibat Mie Instan, 10 Ribu Anak Masuk RS

mie_instan_dalam-cup-doktersehat2
Photo Credit: Flickr.com/ Toshiyuki IMAI

DokterSehat.Com– Mie instan termasuk dalam makanan yang paling digemari oleh siapa saja, khususnya para mahasiswa yang ingin menghemat uang makan. Rasanya memang sangat enak dan mengenyangkan. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, kebiasaan mengonsumsi mie instan bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh. Bahkan, menurut sebuah penelitian, puluhan ribu anak harus masuk rumah sakit setiap tahunnya gara-gara makanan ini.

Fakta mengejutkan ini terungkap dari konferensi American Academy of Pediatrics National yang diselenggarakan di Orlando, Florida. Para peneliti menyebutkan bahwa kebiasaan mengonsumsi mie instan bertanggung jawab pada 10 ribu kasus kesehatan yang terjadi pada anak berusia 4 hingga 12 tahun. Bahkan, menurut Today.com, 1 dari 5 anak yang sedang membuat masakan dari mie instan mengalami kecelakaan yang berimbas pada luka bakar yang membuat mereka harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat rumah sakit.

Salah satu peneliti yang berasal dari Emory University bernama dr. Courtney Allen menyebutkan bahwa tumpahan sup instan menjadi pemicu utama kasus luka bakar yang disebabkan oleh mie instan. Dr. Allen dan timnya bahkan mengaku terkejut dengan tingginya kasus luka bakar yang dialami oleh masyarakat akibat mengolah makanan, khususnya mie instan.

Fakta ini terungkap setelah para partisipan mengecek kasus luka bakar yang dirawat oleh dokter di Children’s Healthcare of Atlanta. Dari pengecekan inilah didapatkan fakta bahwa kebanyakan anak muda mengalami luka bakar saat memasak mie instan atau sup. Setidaknya, 9.500 anak muda dengan usia 4-12 tahun terkena luka bakar saat mengolahnya dengan microwave. Sekitar 40 persen dari total partisipan mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan.

Meski terlihat mengerikan, dr. Allen menyebutkan bahwa kasus luka bakar yang dialami oleh para partisipan ini tidak begitu membahayakan karena 90 persen diantaranya langsung pulang setelah mendapatkan perawatan medis. Meskipun begitu, ia berpesan kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya saat memasak atau menikmati mie instan demi mencegah kondisi ini.

Ada baiknya memang kita berhati-hati saat mengonsumsi atau memasak mie instan karena suhu air yang dipakai cukup panas dan bisa memicu luka bakar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...