Langsung ke konten utama

7 Cara Mengatasi Gigi Goyang dengan Bahan Alami (Terbukti Efektif)

Doktersehat-masalah-gigi-dan-cara-mengatasinya
Photo Credit: Flickr.com/socialmediasl444

DokterSehat.Com– Gigi yang goyang adalah salah satu masalah pada gigi yang sering terjadi. Jika gigi goyang cukup parah biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan pencabutan gigi. Lalu, apa yang menyebabkan gigi goyang? Apakah aca cara mengatasi gigi goyang?

Penyebab Gigi Goyang

Salah satu penyebab utama gigi goyang adalah penyakit periodontitis kronis yang disebabkan oleh akumulasi plak yang melekat pada permukaan gigi. Plak gigi yang tidak dibersihkan secara benar dapat mengeras menjadi karang gigi, yang pada tahap awal akan menyebabkan radang gusi yang disebut dengan penyakit gingivitis.

Jika tidak segera mengatasi gigi goyang, hal itu bisa berlanjut menjadi periodontitis kronis. Periodontitis kronis yang tidak diberikan perawatan bisa terinfeksi menjadi periodontal abses dan menyebabkan gigi goyang.

Cara Mengatasi Gigi Goyang dengan Bahan Alami

Saat Anda mengalami gigi goyang, hal itu tentunya akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama aktivitas yang banyak melibatkan mulut. Gigi goyang akan memengaruhi cara Anda berbicara dan mengunyah makanan.

Menangani gigi goyang bisa dilakukan dengan jalan medis maupun tradisional. Adanya penanganan tersebut tidak hanya berfungsi untuk menghilangkan gigi goyang melainkan juga bermanfaat mencegah timbulnya gigi goyang.

Ini bahan-bahan alami yang dipercaya mampu mengatasi gigi goyang:

1. Air garam

Garam mengandung mineral yang sangat tinggi sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi gigi goyang yang Anda alami.

Anda bisa membuat air garam dengan mencampurkan 3 sendok teh garam pada segelas air hangat. Gunakan air tersebut untuk berkumur setiap pagi dan malam setelah Anda menggosok gigi. Air garam merupakan obat gigi goyang alami yang dapat membantu meredakan infeksi dan membersihkan berbagai kuman yang ada pada mulut.

2. Kunyit dan lada hitam

Campuran kunyit dan lada hitam ternyata ampuh untuk mengatasi gigi goyang. Kunyit dan lada hitam memiliki khasiat sebagai antiperadangan. Selain itu, campuran keduanya mampu mengembalikan kekuatan gusi Anda.

Cara meracik obat gigi goyang alami:

  • Campur kunyit dan lada hitam dalam jumlah yang seimbang.
  • Lumatkan kunyit dan lada hitam sampai halus pada gusi. Bisa juga gunakan kunyit dan lada hitam bubuk.
  • Oleskan campuran kedua bahan tersebut dengan jari tangan di gusi yang sakit.
  • Diamkan selama 2 menit kemudian bilas hingga bersih.

3. Mustard

Mustard adalah salah satu obat gigi goyang alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gigi goyang.

Termasuk dalam kategori rempah, mustard memiliki asam yang khas dari tanaman sesawi. Selain itu, minyak mustard juga mengandung kalsium, magnesium serta kalium yang penting untuk kekuatan gigi. Beberapa mineral tersebut berfungsi untuk menambah kepadatan gigi.

4. Buah cermai

Buah yang memiliki warna hijau kemerahan ini ternyata ampuh untuk mengatasi gigi goyang pada orang dewasa. Buah cermai mampu memperbaiki jaringan-jaringan penghubung yang rusak pada gusi.

Cara menguatkan gigi yang goyang, larutkan ekstrak buah cermai dalam secangkir air hangat dan minum satu kali sehari. Anda juga bisa makan langsung buahnya, tapi hindari mengunyah dengan gigi yang goyang. Kunyahlah pada sisi mulut yang sehat.

5. Jeruk nipis

Memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi, jeruk nipis bisa digunakan sebegai cara menguatkan gigi goyang. Caranya:

  • Potong jeruk nipis menjadi dua bagian.
  • Taburi garam pada bagian dalam jeruk nipis secukupnya.
  • Oleskan pada gigi yang goyang.
  • Diamkan beberapa menit, kemudian berkumur dengan air hangat.

6. Minyak kelapa

Minyak kelapa cukup populer tidak hanya di kalangan masyarakat biasa tetapi juga di kalangan dokter gigi. Manfaat minyak kelapa untuk kesehatan mulut sangat luas.

Proses penggunaan minyak minyak kelapa tidak hanya menyerap semua kotoran dari setiap sudut gigi, tetapi juga membunuh semua mikroba berbahaya yang berada di dalam mulut.

Ini membersihkan semua penumpukan yang ditemukan pada gigi dan gusi, juga memperkuat gusi, yang ada gilirannya dapat menguatkan gigi goyang dan longgar. Caranya:

  • Sebelum menyikat gigi di pagi hari, berkumur dengan minyak kelapa sekitar 15-20 menit (atau selama yang Anda bisa).
  • Keluarkan minyak dan bilas mulut Anda dengan air hangat.
  • Sikat gigi seperti biasa.

Selain minyak kelapa, minyak lain yang bisa digunakan adalah minyak wijen, minyak safflower, dan minyak zaitun. Ulangi cara ini setiap pagi. Anda juga dapat melakukannya sebelum tidur.

7. Bawang putih

Bawang putih adalah agen antimikroba yang kuat. Jika gigi yang goyang dan longgar disebabkan oleh infeksi, menempelkan bawang putih di atas gusu gigi yang goyang dapat membantu menyingkirkan mikroba berbahaya dalam waktu yang sangat singkat.

Cara menguatkan gigi goyang:

  • Iris bawang putih menjadi irisan tipis dan letakkan satu atau dua di antara gusi dan pipi bagian dalam.
  • Biarkan selama mungkin.
  • Ulangi cara ini 2-3 kali dalam sehari.

Pengobatan Gigi Goyang Secara Medis

Apabila penyebab gigi goyang adalah periodontitis, maka yang perlu dilakukan pemberian antibiotik, pembersihan karang gigi dan penghalusan akar.

Pada kerusakan yang cukup lanjut, misal perlekatan gusi ke gigi menjadi rusak dan menyebabkan terjadinya poket gigi yang dalam, tindakan kuretase pada gusi (pengikisan dinding gusi) harus dilakukan.

Gigi goyang akan difiksasi ke gigi sebelahnya yang masih dalam kondisi baik, dengan tindakan yang disebut splinting (bisa menggunakan kawat atau fiber). Tindakan ini bertujuan supaya gigi tidak goyang saat mengunyah atau selama proses pemulihan dan penyembuhan tulang. Kemudian, splint akan dilepas saat pasien datang untuk kontrol dan tulang sudah sembuh.

Oleh karena itu, saat Anda mengalami gigi goyang segera konsultasikan dengan dokter gigi spesialis periodonti untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...