Langsung ke konten utama

5 Cara Menegah Munculnya Gatal di Area Selangkangan Pria

gatal-di-penis-doktersehat

DokterSehat.Com – Gatal di area selangkangan adalah hal yang sangat memalukan bagi pria. Kalau rasa gatal yang menggelitik sudah sangat parah, mereka akan bingung saat akan menggaruknya. Selain itu, beberapa pria juga langsung bingung mencari kamar mandi untuk menghilangkan rasa gatalnya dengan cepat.

Salah satu cara untuk menghilangkan gatal pada area selangkangan pria adalah dengan digaruk. Kalau saat menggaruk tangan tidak memiliki kuku jari yang terlalu panjang mungkin tidak masalah. Namun, kalau kukunya panjang akan melukai area itu khususnya penis yang sangat sensitif.

Kalau Anda tidak ingin mengalami gatal di area selangkangan yang sering muncul di saat yang tidak cepat, cegah dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

  1. Usahakan area kemaluan tetap kering

Usahakan untuk membuat area kemaluan benar-benar kering. Saat Anda berolahraga dan area itu berkeringat, usahakan untuk segera mengelapnya hingga kering. Jangan biarkan area selangkangan terus berkeringat selama beberapa saat karena bisa memicu bakteri yang menyebabkan gatal tumbuh dengan cepat.

Selanjutnya saat Anda kencing, keringkan area penis dengan menggunakan tisu. Jangan membuat area penis basah karena bisa memicu gatal. Hal senada juga berlaku saat Anda buang air besar. Setelah membersihkan area anus, segera keringkan hingga tidak terasa basah baru mengenakan celana dalam kembali.

  1. Mengganti celana dalam secara rutin

Beberapa orang mengatakan kalau Anda membutuhkan setidaknya 14 potong celana dalam untuk satu minggu penuh. Dengan jumlah ini Anda bisa mengganti celana dalam dua kali dalam sehari selama seminggu tanpa takut kehabisan. Kebiasaan ini akan membuat Anda memiliki area kemaluan yang sehat dan tidak mudah gatal.

Ganti celana dalam sebelum berangkat kerja dan sore hari setelah mandi. Pertahankan keringnya area selangkangan agar peluang bakteri yang menyebabkan rasa gatal tidak terjadi.

  1. Gunakan handuk yang bersih

Selalu gunakan handuk yang bersih setiap harinya atau minimal jangan gunakan handuk yang sudah 3 hari dipakai. Selalu cuci bersih handuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh secara berkala. Di handuk biasanya menempel banyak bakteri yang bisa menyebar ke area penis dan menyebabkan gatal.

Selain mengganti handuk yang bersih secara rutin. Ada baiknya untuk tidak menggunakan handuk secara bergantian. Siapkan handuk untuk diri sendiri, pasangan, dan anak agar tidak bergantian saat menggunakannya.

  1. Jangan ejakulasi di celana dalam

Jangan sesekali ejakulasi atau mengeluarkan cairan praejakulasi di celana dalam. Kalau terlanjur keluar di sana, segera ganti celana dalam dan cuci yang kotor. Pria biasanya tidak acuh dengan kondisi celana dalamnya sehingga noda air mani sering menempel di sana dan mengering.

Setelah bercinta atau masturbasi, bersihkan penis dan segera berkemih. Dengan begitu tidak akan ada sisa air mani yang menempel.

  1. Sesekali melakukan commando

Commando adalah salah satu istilah dalam dunia pria yang berarti tidak mengenakan celana dalam. Anda bisa melakukannya saat tidur dengan tidak mengenakan pakaian apa pun atau bersantai-santai dengan tidak mengenakan celana dalam. Kalau Anda ingin tidak mengenakan celana dalam ada baiknya untuk memakai celana luar yang longgar dan bahannya lembut.

Dengan melakukan commando ini, area di sekitar selangkangan tidak akan tertekan oleh celana dalam yang kadang terlalu kuat. Selain itu, sirkulasi udara yang baik juga mencegah terjadinya keringat berlebihan.

Semoga setelah mengetahui cara di atas, Anda tidak akan bingung lagi saat area penis mengalami gatal. Dengan mencegah terjadinya masalah, area sensitif akan aman dari infeksi atau luka akibat garukan yang terlalu keras.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...