Langsung ke konten utama

Waspada, Inilah Gejala Hipertensi yang Tak Disadari

hipertensi, penyebab hipertensi, gejala hipertensi, pencegahan hipertensi

DokterSehat.Com– Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan gangguan medis yang ditandai dengan derasnya aliran darah yang di dalam tubuh. Hal itu sangat fatql akibatnya, sebab jantung dipaksa untuk bekerja lebih keras dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Oleh karenanya tak heran jika hipertensi disebut-sebut sebagai penyebab kematian yang cukup menyeramkan.

Adapun beberapa dampak dari hipertensi adalah stroke, serangan jantung, pecahnya pembuluh darah, gagal ginjal, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, kita harus mencegahnya sejak dini. Lantas, penting juga jika kita bisa mendeteksi gejala hipertensi sejak awal, sebab dengan penanganan yang tepat dan cepat, hipertensi bisa diatasi tanpa memberikan efek yang cukup serius.

Gejala awal yang umum terjadi pada seseorang yang berisiko hipertensi adalah detak jantung yang lebih cepat daripada irama normalnya. Detak jantung lebih cepat memang normal ketika kita melakukan aktivitas berat dan melelahkan, seperti berolahraga. Namun, saat sedang tidak lelah lantas detak jantung sering berdetak cepat, maka kita harus mewaspadainya. Sebab, itu merupakan pertanda awal terjadinya laju kencang pada jantung yang sedang memompa darah.

Lantas, gejala lain yang bisa dilihat adalah dengan warna kulit yang tiba-tiba memerah, mudah lelah, serta mimisan. Oleh karenanya banyak yang mengatakan jika sering marah-marah bisa memicu serangan jantung. Sebab, jika kita perhatikan ketika seseorang sedang marah maka wajahnya berubah menjadi memerah dan detak jantungnya menjadi lebih kencang.

Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, langkah terbaik adalah menyegerakan diri untuk pergi ke dokter dan mengikuti setiap petunjuk dan arahannya agar tidak menimbulkan efek yang lebih serius. Lantas, ada pula cara sederhana yang bisa Anda lakukan, yakni merileksasikan diri, baik dengan pijat maupun terapi yang sifatnya membuat tubuh menjadi lebih rileks.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...