Langsung ke konten utama

Upil Bisa Sembuhkan Asam Urat, Benarkah?

ngupil-doktersehat
Photo Source: Beritagar

DokterSehat.Com– Pernah ada kabar yang menyebutkan bahwa upil atau kotoran hidung bisa mengatasi masalah asam urat. Artis Mulan Jameela pada 2017 silam pernah secara terang-terangan  menyebutkan melalui media sosial pribadinya bahwa dengan menempatkan atau mengoleskan upil pada bagian tubuh yang terasa nyeri, maka masalah asam urat bisa diatasi. Sebenarnya, apakah upil bisa sembuhkan asam urat?

Sebagai informasi, asam urat atau gout terjadi karena tubuh memiliki kadar asam urat dengan berlebihan dan tak mampu membuangnya. Kristal asam urat yang berbentuk runcing ini kemudian menumpuk di berbagai jaringan, khususnya pada persendian sehingga memicu peradangan, pembengkakan dan rasa nyeri.

Menurut pakar kesehatan, hingga saat ini belum ada penelitian yang menghasilkan fakta bahwa kotoran hidung atau upil bisa menyembuhkan masalah asam urat. Hal ini berarti, penggunaan upil ini murni hanya karena faktor sugesti saja dan tidak bisa dijamin mampu menyembuhkan gejala dari asam urat.

Alih-alih menggunakan upil, pakar kesehatan menyarankan penderita asam urat untuk rajin minum obat yang diberikan oleh dokter dan mengubah gaya hidupnya demi membantu proses pengeluaran asam urat berlebih di dalam tubuh.

Sebagai contoh, penderita asam urat lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya karbohidrat kompleks seperti singkong dan ubi dan menurunkan asupan lemak dan protein.

Hal ini akan membantu proses pengeluaran kadar asam urat dengan lebih baik melalui urine. Selain itu, penderita asam urat juga sangat disarankan memperbanyak minum air putih demi mencegah pengendapan asam urat.

Satu hal yang pasti adalah penderita asam urat tak boleh lagi mengonsumsi alkohol karena minuman ini bisa menghambat proses pengeluaran asam urat di dalam tubuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...