Langsung ke konten utama

Tips Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Saat Liburan

tips mengurangi nafsu makan doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Liburan adalah waktu yang pas untuk bersantai di rumah. Biasanya, selama liburan kita hanya menghabiskan waktu di atas tempat tidur sambil menonton TV, makan makanan kesukaan, tidur, dan lain sebagainya. Tanpa sadar, hal tersebut sudah menjadi kebiasaan kita selama liburan.

Walaupun serasa bagai di surga, namun kebiasaan tersebut akan merugikan diri kita sendiri, terutama bagi tubuh. Pasalnya, tubuh tanpa aktivitas fisik dan hanya makan tidur saja dapat menimbulkan masalah seperti kenaikan berat badan secara drastis. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda berhati-hati dan tetap menjaga pola makan untuk mencegah kenaikan berat badan selama liburan. Berikut adalah beberapa tips menjaga berat badan tetap stabil selama liburan, diantaranya:

1. Konsumsi Sayur dan Buah

Ketika liburan, Anda tentu akan memesan semua makanan favorit untuk dimakan sambil bersantai menikmati acara TV seperti keripik, cake, serta camilan lainnya yang mengandung kalori tinggi. Walaupun hanya berupa camilan atau makanan ringan, makanan tersebut justru akan membuat Anda mengalami kenaikan berat badan. Untuk itu, gantilah camilan Anda selama liburan dan konsumsilah banyak sayuran dan buah-buahan yang mengandung kalori rendah. selain itu, sayuran dan buah-buahan juga mengandung nutrisi tinggi yang bagus untuk kesehatan tubuh.

2. Makan Lebih Awal

Kapan lagi Anda bisa bangun siang kalau bukan saat liburan? Selama liburan, Anda tentu bebas ingin bangun jam berapapun. Terkadang, kebiasaan itu seringkali membuat Anda mengabaikan sarapan. Sehingga,secara tidak langsung Anda akan makan banyak di siang hari. sebaiknya, biasakan diri untuk makan lebih awal agar Anda bisa lebih mudah mengendalikan diri untuk menyantap makanan lebih banyak di siang hari, sehingga asupan kalori bisa terkontrol. Cobalah untuk mengonsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, dan oatmeal agar Anda bisa kenyang lebih lama.

3. Tetap Olahraga

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang wajib dilakukan setiap hari, walau selama liburan. Olahraga tidak harus lama dan berat, cukup berolahraga ringan saja di rumah seperti work out 7 menit, senam, atau hanya sekedar jalan kaki mengelilingi komplek rumah. yang terpenting adalah tubuh tetap bergerak aktif agar kalori dan lemak di dalam tubuh bisa terbakar secara sempurna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...