Langsung ke konten utama

Tips Ampuh Agar Tidak Mudah Lelah Saat Lari Cepat

makanan-untuk-olahraga-lari-doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Lari merupakan olahraga yang tidak memerlukan biaya. Selain itu, lari juga dapat membantu menurunkan berat badan karena saat berlari kalori yang terbakar sangat banyak dan dikeluarkan sebagai keringat. Sayangnya, tidak semua orang bisa melakukan olahraga ini.

Alasannya, karena pasti akan kelelahan. Sebenarnya, banyak orang yang tidak ingin berolahraga lari karena mereka telah membayangkan bagaimana lelahnya sebelum melakukannya. Padahal, saat dilakukan, lari bisa memberikan segudang manfaat bagi kesehatan.

Berikut adalah tips ampuh agar Anda tidak mudah lelah saat olahraga lari cepat. Apa saja tips tersebut?

  • Ayunkan Tangan

Ketika Anda melangkahkan kaki saat belari, jangan lupa juga untuk mengayunkan tangan. Tujuannya adalah agar tangan yang diayunkan ke belakang tersebut dapat memberikan dorongan kecepatan dari elastisitas otot dada dan bahu.

  • Postur Tubuh yang Sempurna

Artinya, ketika berlari badan Anda harus tegap. Dada Anda harus condong ke depan namun tubuh dan pinggang jangan sampai menekuk. Jika tubuh Anda dalam posisi membungkuk saat berlari, maka Anda akan sulit bernapas.

  • Atur Kecepatan Lari

Dalam lari cepat bukan berarti Anda harus berlari dari start sampai finish dengan kecepatan yang sama. Ada kalanya Anda harus mengatur kecepatan lari agar Anda tidak mudah lelah. Caranya adalah saat awal berlari atau start, cobalah untuk berlari dengan lambat terlebih dahulu. Kemudian setelah sampai di tengah-tengah, Anda bisa menambah kecepatan lari. Jika diawal Anda berlari dengan kecepatan penuh, maka Anda akan mudah lelah dan tidak akan sampai ke garis finish.

  • Atur Napas

Walaupun saat berlari napas akan terengah-engah, tapi jangan lupa untuk mengatur napas Anda selaras dengan langkah kaki. Hal tersebut bertujuan agar agar lari Anda bisa lebih cepat dan efisien. Teknik pernapasan saat lari yang bisa Anda gunakan adalah satu tarikan napas untuk dua langkah kaki, sementara satu embusan napas untuk dua langkah kaki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...