Langsung ke konten utama

Studi Baru : Wanita Suka Pamer Foto Olahraga Bisa Alami Gangguan Makan

pamer-foto-olahraga-doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Hidup di zaman yang serba digital seperti saat ini memang tidak bisa terlepas dari yang namanya smartphone atau ponsel pintar. Ya, hampir setiap orang pasti memiliki ponsel pintar yang mereka gunakan untuk berselancar di dunia maya.

Namun, lebih dari itu demam media sosial juga seakan tak ada hentinya. Bisa kita perhatikan, kebanyakan orang saat ini begitu gemar mengumbar aktivitas sehari-hari mereka ke media sosial. Hal itu dilakukan karena ingin eksis dan diakui oleh orang lain.

Apa saja yang sedang dilakukan pasti akan diabadikan dengan foto, lalu diunggahnya, tak terkecuali saat sedang olahraga. Mengunggah foto olahraga ke media sosial memang menjadi sebuah kebanggan tersendiri. Sebab, secara tidak langsung si pengunggah itu memberitahu kepada orang lain bahwa dirinya sedang menerapkan pola hidup sehat.

Padahal, menurut studi terbaru yang dilakukan oleh Grace Holland dari University of Adelaide, Australia, menyebutkan bahwa pamer foto di sosial media memiliki banyak dampak buruk, khususnya bagi mental dan psikologi. Hal ini juga berlaku bagi yang suka pamer foto olahraga ke semua pengikutnya.

Dari hasil riset yang dilakukan kepada ratusan wanita usia remaja sampai dewasa, ditemui hasil yang cukup mengejutkan. Hasil itu memperlihatkan bahwa wanita yang gemar pamer foto olahraga di media sosial mengalami gangguan pola makan yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Dikaji lebih dalam, ternyata yang mengakibatkan adanya gangguan pola makan adalah obsesi yang terlampau tinggi terhadap badan kurus. Hal itu berkaitan langsung dengan psikologi. Sebab, semakin sering dia memamerkan aktivitas olahraga, secara tidak langsung dia sangat terobsesi dengan bentuk tubuh ideal. Akibatnya, pola makan menjadi terganggu.

Wanita yang sudah seperti itu (obsesi tinggi) tidak akan memikirkan kesehatannya lagi, tapi yang diutamakan adalah penampilan. Sebab, dia sudah terlanjur mengunggah foto-foto indah dan menawan pada media sosialnya sehingga dia merasa malu ketika penampilannya menjadi berubah, alias gemuk. Jadi alangkah baiknya untuk tidak terlalu memikirkan penampilan, tapi perhatikanlah kesehatan sebab itu adalah yang utama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...