Langsung ke konten utama

Sarapan Susu Baik Bagi Penderita Diabetes

Alternatif-konsumsi-susu-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/ Andrew Magill

DokterSehat.Com– Penderita diabetes memang tidak boleh makan dengan sembarangan. Mereka harus pandai-pandai mengonsumsi makanan yang tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah. Memang, gula darah sangat penting bagi terproduksinya energi tubuh, namun mengingat penderita diabetes tidak memiliki kemampuan untuk mengubah gula darah ini menjadi energi dengan efektif, maka mau tidak mau mereka harus menjaga kadar gula darahnya tetap dalam kondisi normal setelah makan.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Journal of Dairy Science, terdapat sebuah cara yang bisa dilakukan penderita diabetes untuk menjaga kadar gulanya tetap rendah. Cara tersebut adalah dengan minum susu saat sarapan. Menurut penelitian yang dipimpin oleh Douglas Goff ini, sarapan dengan minum susu bahkan bisa membuat kadar glukosa darah terkontrol sepanjang hari.

Hanya saja, susu yang dikonsumsi juga sebaiknya tidak sembarangan. Geoff menyarankan susu yang tinggi protein. Ia juga menyebut susu ini bisa dikonsumsi dengan sereal. Susu ini juga sebaiknya tidak diberi tambahan gula sama sekali.

Para peneliti mencari tahu seperti apa efek dari minum susu tinggi protein pada kadar gula darah setelah mengonsumsi sarapan dan makan siang. Hasilnya adalah, susu ini menyediakan protein whey dan kasein yang bisa membuat hormon dari lambung memicu perlambatan pencernaan sehingga membuat kita mudah kenyang. Kondisi ini tentu akan mencegah keinginan untuk makan dengan berlebihan.

Dengan konsumsi makanan yang bisa lebih dikontrol, maka penderita diabetes tentu akan lebih baik dalam mencegah lonjakan kadar gula darah yang sangat berbahaya, bukan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...

Minum Kopi Setelah Berolahraga, Berbahayakah?

Photo Source: Flickr/bradleypjohnson DokterSehat.Com – Setelah berolahraga, banyak orang langsung mencari makanan atau minuman yang bisa menyegarkan sekaligus mengembalikan energi tubuh. Sebagian dari mereka kemudian mengonsumsi kopi yang memang dikenal memiliki rasa yang nikmat. Hanya saja, apakah tidak apa-apa jika kita minum kopi langsung setelah berolahraga? Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Physiology , disebutkan bahwa minum kopi ternyata memang bisa membantu proses pemulihan tubuh setelah berolahraga berlangsung dengan lebih baik. Dalam penelitian ini, para atlet yang mengonsumsi kafein dan karbohidrat setelah berolahraga langsung mampu mengembalikan glikogen 66 persen dengan lebih cepat dibandingkan dengan para atlet yang hanya mendapatkan asupan karbohidrat saja. Sebagaimana kita ketahui, tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi saat berolahraga. Jika glukosa sudah habis, maka tubuh akan memakai glikogen di dalam otot yang m...