Langsung ke konten utama

Ponstan – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

efek-samping-ponstan-doktersehat
Photo source: Medicarcp.net

DokterSehat.Com – Ponstan obat apa? Ponstan adalah sebuah nama dagang obat yang mengandung asam mefenamat sebagai monografi. Ponstan digunakan untuk meringankan
gejala nyeri dan inflamasi. Informasi tentang Ponstan bisa Anda lihat di bawah ini.

  • Nama: Ponstan
  • Kelas Terapi: Analgesik » Analgesik Non-Opioid
  • Monografi Obat: Asam mefenamat

Indikasi Ponstan

Pemberian ponstan baru bisa diberikan apabila telah terindikasi beberapa hal. Indikasi tersebut di antaranya adalah sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, nyeri karena trauma, nyeri otot, nyeri gigi, nyeri jaringan lunak, dan nyeri pasca operasi. Pengobatan dismenorea primer dan menorrhagia primer juga merupakan indikasi ponstan.

Kontraindikasi Ponstan

Selain indikasi, ponstan juga memiliki kontraindikasi. Anda perlu mengetahui apa saja yang menjadi kontraindikasi ponstan. Kontraindikasi ponstan bisa Anda lihat di bawah ini. Berikut ini adalah beberapa kontraindikasi ponstan:

  1. Pasien dalam pengobatan peradangan usus besar
  2. Pasien terbukti menderita peradangan kronis dan atau ulserasi aktif
    saluran gastrointestinal atas atau bawah
  3. Pasien dengan catatan aspirin dan beberapa jenis obat AINS lainnya telah menyebabkan gejala bronkospasme, rinitis alergi atau urtikaria
  4. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal
  5. Pasien dengan gangguan hati berat.
  6. Pasien sebelumnya mengalami diare saat mengonsumsi obat ini.
  7. Pasien yang sebelumnya telah menunjukkan hipersensitivitas terhadap asam mefenamat
  8. Pasien dengan gagal jantung berat
  9. Pengobatan nyeri perioperatif setelah operasi coronary artery bypass graft (CABG)
  10. Anak-anak di bawah usia 14 tahun

Manfaat Ponstan

Di dalam ponstan terkandung asam mefenamat yang merupakan monografi obat yang termasuk ke dalam golongan obat analgesik Anti Inflamasi Non Steroid (AINS). Pada umumnya asam mefenamat dan obat-obatan lain yang termasuk AINS memiliki manfaat untuk mengobati pasien yang memiliki penyakit kronis dengan nyeri dan inflamasi.

Ponstan bermanfaat untuk menghilangkan gejala nyeri, rasa sakit dan peradangan. Manfaat ponstan lainnya adalah untuk mengurangi nyeri pada dismenore dan mengobati nyeri yang disebabkan tumor sekunder pada tulang yang beberapa diantaranya menimbulkan lisis tulang dan melepaskan prostaglandin.

Dalam jangka pendek, ponstan bermanfaat untuk membantu penyembuhan cidera otot dan sendi, seperti keseleo, strain, dan tendonitis. Manfaat ponstan selanjutnya adalah untuk mengatasi nyeri gigi.

Bentuk Ponstan

Di Indonesia, bentuk sediaan ponstan yang sering ditemui adalah kapsul. Ponstan dalam bentuk kapsul adalah jenis ponstan yang banyak dikonsumsi oleh pasien yang terindikasi. Kapsul ponstan sejenis kaptabs salut selaput.

Dosis Ponstan

Dosis ponstan untuk orang dewasa dengan jenis ponstan 500 mg/ kapsul adalah 3 x 1 kapsul per hari. Dosis ponstan seperti ini tidak boleh melebihi dari 7 hari. Anda juga diharuskan makan terlebih dahulu sebelum minum ponstan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya iritasi lambung.

Efek Samping Ponstan

Efek samping ponstan juga merupakan efek samping asam mefenamat. Asam mefenamat memiliki efek samping diare. Pada kasus yang jarang terjadi, efek samping ponstan bisa menyebabkan gangguan sistem darah dan limpatik.

Gangguan sistem darah dan limpatik tersebut berupa agranulositosis, anemia aplastika, anemia hemolitika autoimun, hipoplasia sumsum tulang, penurunan hematokrit, eosinofilia, leukopenia, pansitopenia, dan purpura trombositopenia. Apabila terjadi efek samping ini terjadi maka pengobatan dengan ponstan harus dihentikan dengan segera.

Ada beberapa efek samping ponstan yang ditemukan, yaitu seperti anafilaksis, meningitis aseptik, pandangan kabur, mengantuk, diare, ruam kulit, kenaikan berat badan tanpa alasan, sesak nafas atau kesulitan bernafas, kulit pucat, pembengkakan kaki, demam, detak jantung cepat, melepuh, mual, mata bengkak, gatal dan lainnya

Segeralah berkunjung ke dokter Anda secepatnya apabila Anda memiliki satu atau beberapa efek samping yang telah disebutkan di atas. Pasien yang berusia di atas 65 tahun memiliki kemungkinan yang lebih besar terhadap efek samping ponstan.

Ada beberapa efek samping yang sangat serius. Anda bisa segera menghubungi dokter Anda segera apabila merasakan beberapa gejala seperti di bawah ini setelah mengonsumsi Ponstan. Berikut ini adalah beberapa gejala dari efek samping Ponstan yang serius.

• pusing yang parah
• sakit kepala parah atau terus-menerus
• nyeri atau nyeri yang hebat di perut
• diare berat
• masalah mata seperti kabur atau kehilangan penglihatan warna
• sakit telinga
• detak jantung cepat atau tidak teratur juga disebut palpitasi
• keringat berlebih
• perdarahan atau memar
• tingkat gula darah yang memburuk bagi penderita diabetes
• tanda-tanda anemia, seperti kelelahan, sesak napas,
• perubahan warna urin
• perubahan  jumlah atau frekuensi urin berlalu,
• jaundice yaitu menguningnya kulit dan mata
• berat badan yang tidak biasa

 

Sumber:

  1. BPOM: Pusat informasi obat nasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...