Langsung ke konten utama

Nanas Madu Bisa Turunkan Kolesterol?

Porsi-nanas-ibu-hamil-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/ Kyle McDonald

DokterSehat.Com– Kita tentu bisa dengan mudah menemukan penjual nanas madu di pinggir jalan, bukan? Kebanyakan orang membeli nanas madu karena menganggapnya sebagai buah yang murah meriah namun nikmat untuk dikonsumsi. Hanya saja, ada juga anggapan yang menyebutkan bahwa nanas madu bisa menurunkan kolesterol. Apakah hal ini benar adanya?

Pakar kesehatan menyebut nanas madu sebagai buah yang kaya akan serat, antioksidan, vitamin C, mangan, dan mineral. Sebagaimana kita ketahui, vitamin C termasuk dalam kandungan yang bisa membuat kolesterol menjadi lebih stabil, membuat sistem kekebalan tubuh meningkat, mencegah datangnya flu, dan membuat pembuluh darah tetap sehat. Kandungan mangan di dalamnya juga mampu mendukung proses pemecahan asam amino dan protein dengan lebih baik.

Mangan ternyata juga bisa membuat kadar gula darah menurun. Hal ini tentu akan mencegah datangnya diabetes dan masalah metabolisme. Selain itu, kandungan bromelain juga bisa mencegah datangnya peradangan pada tubuh. Enzim ini juga mampu membuat metabolisme tubuh meningkat sehingga proses pengubahan lemak menjadi energi juga bisa menjadi lebih efektif.

Tingginya kadar serat dan vitamin C di dalam nanas madu memang bisa menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal ini berarti, anggapan bahwa buah ini memang bisa mengatasi kolesterol tinggi memang benar adanya.

Hanya saja, pakar kesehatan juga menyebutkan bahwa ada baiknya kita tidak hanya mengandalkan nanas madu saja untuk mengatasi masalah kolesterol. Akan jauh lebih baik jika kita juga mengubah pola makan menjadi lebih sehat, khususnya dalam hal menambah konsumsi buah dan sayur. Selain itu, kita juga bisa mengonsumsi yoghurt yang sangat baik bagi kondisi kolesterol tubuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...