Langsung ke konten utama

Mengapa Mudah Haus Setelah Makan yang Manis?

minum_air_berbuka_puasa_doktersehat_1
Photo Source: Flickr/Habibah Agianda

DokterSehat.Com– Setelah mengonsumsi makanan manis seperti permen, donat, atau kue, tenggorokan kemudian seperti terasa haus sehingga membuat kita ingin segera minum air dalam jumlah yang cukup banyak. Sebenarnya, apa sih penyebab dari hal ini?

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai post-dessert thirst dan cukup wajar terjadi jika kita baru saja mengonsumsi makanan atau minuman yang manis. Karena alasan inilah pakar kesehatan tidak menyarankan kita untuk mengonsumsi minuman manis jika kehausan karena justru membuat rasa haus tak kunjung menghilang.

Dr. Caroline Apovian dari Boston University, Amerika Serikat menyebut munculnya sensasi haus ini disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah setelah kita mengonsumsi makanan dan minuman manis. Tatkala gula masuk ke dalam sistem pencernaan tubuh, kandungan gula ini akan memasuki lambung dan akhirnya diserap dan memasuki aliran darah. Tubuh pun kemudian mengeluarkan sinyal membutuhkan air demi membantu partikel gula ini bergerak di dalam aliran darah sehingga tenggorokan pun akan langsung terasa haus dan membuat kita ingin minum lebih banyak air.

“Proses ini sangatlah cepat. Terkadang kita hanya membutuhkan waktu 5 atau 10 menit saja untuk mulai merasa haus setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis,” ucap dr. Caroline.

Demi mengatasi sensasi haus ini, dr. Caroline pun menyarankan kita untuk langsung mengonsumsi air putih, bukannya minuman seperti teh manis, jus, cokelat panas, dan minuman-minuman manis lainnya. Tak hanya tidak mempan untuk mengatasi rasa haus, hal ini tentu akan membuat kadar gula dalam darah mengalami lonjakan tak terkendali yang dikhawatirkan bisa menyebabkan datangnya diabetes.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...