Langsung ke konten utama

Makanan Ini Bisa Membersihkan Usus

sayur-doktersehat
Photo Source: Flickr/avlxyz

DokterSehat.Com– Agar tidak mudah mengalami masalah pencernaan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi makanan yang bisa membersihkan usus. Proses pembersihan usus yang dimaksud adalah membersihkan usus besar dari kotoran yang bisa saja masih menempel pada dinding usus dan bisa saja memiliki kandungan racun yang bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Beruntung, makanan yang bisa membersihkan usus tidaklah sulit untuk dikonsumsi. Sebagai contoh, makanan yang kaya akan serat seperti buah dan sayuran bisa membantu proses pembersihan usus dengan efektif. Tak hanya itu, serat juga bisa berfungsi sebagai pencahar alami.

Beberapa jenis makanan kaya serat yang sangat disarankan untuk dikonsumsi demi membersihkan usus adalah sereal gandum yang memiliki kandungan 11,3 gram serat tidak larut untuk setiap setengah cangkirnya. Selain itu, kita juga bisa mengonsumsi kacang merah, biji rami, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

Bahan makanan lain yang bisa membantu proses pembersihan usus adalah produk probiotik seperti yoghurt, kimchi, dan miso. Sebagai informasi, probiotik terdiri dari bakteri baik yang bisa membuat saluran pencernaan menjadi lebih sehat sekaligus membuat proses buang air besar menjadi lebih lancar.

Yang tidak banyak orang sangka adalah, air putih ternyata juga bisa membantu proses pembersihan usus. Pakar kesehatan telah berkali-kali menyebutkan bahwa meskipun beberapa minuman seperti teh, kopi, atau jus dianggap bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, air putih tetaplah cairan terbaik untuk kita konsumsi. Pastikan untuk mengonsumsinya hingga 8-9 gelas setiap hari demi mencegah dehidrasi dan membuat saluran pencernaan tetap sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...