Langsung ke konten utama

Keripik Kentang Kok Bisa Bikin Ketagihan?

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, keripik kentang yang sering kita jadikan camilan ini seperti bisa membuat kita ketagihan. Meskipun camilan ini sudah habis, kita seperti ingin membelinya lagi dan memakannya lagi. Padahal, perut kita juga sebenarnya sudah terasa penuh. Sebenarnya, apa sih penyebab keripik kentang cenderung membuat kita ketagihan dan susah untuk berhenti mengunyahnya?

Sebuah penelitian tentang keripik kentang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Frontiers in Psychology. Dalam penelitian ini, tikus percobaan dibagi menjadi tiga kelompok, yakni yang mengonsumsi makanan biasa, makanan yang berupa campuran lemak dan karbohidrat, dan keripik kentang. Hasilnya adalah, tikus-tikus ini juga cenderung lebih menyukai keripik kentang dan terlihat seperti ketagihan saat mengonsumsinya dibandingkan makanan lainnya.

Menurut para peneliti, keripik kentang memiliki kandungan garam dan lemak yang sangat tinggi. Kedua kandungan inilah yang membuat rasanya sangat nikmat. Jika kita mengonsumsi garam, maka otak akan melepas hormon dopamine yang bisa membuat kita merasakan sensasi senang dan puas. Hal ini ternyata membuat otak seperti ketagihan merasakan sensasi ini dan membuat kita ingin mengonsumsinya dengan lebih banyak.

Russel Keast, Ph.D dari Deakin University menyebutkan bahwa saat kita mengonsumsi makanan dengan kadar garam yang rendah, kita cenderung mampu mengendalikan diri agar tidak mengonsumsi makanan dengan berlebihan, namun saat kita menambahkan garam pada makanan tersebut, kemampuan mengendalikan diri ini seperti hilang begitu saja. Mengingat keripik kentang sangat kaya akan garam, maka kita pun akan cenderung sulit untuk menahan keinginan untuk terus mengonsumsinya.

Sebagaimana kita ketahui, mengonsumsi makanan kaya garam bisa memicu tekanan darah tinggi. Ada baiknya memang kita menghindari camilan seperti keripik kentang dan menggantinya dengan camilan yang lebih sehat seperti buah-buahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...