Langsung ke konten utama

Kacang Bisa Turunkan Kolesterol?

kacang_doktersehat_1
Photo Source: Flickr/usdagov

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang banyak diderita masyarakat Indonesia dan bisa memicu kondisi yang jauh lebih parah adalah kolesterol tinggi. Karena alasan inilah pakar kesehatan meminta kita untuk pandai-pandai menurunkannya jika kondisi kolesterol sedang cukup tinggi. Untuk melakukannya, kita bisa mengonsumsi beberapa makanan sehat dan lezat.

Bahan makanan yang bisa membantu menurunkan kolesterol adalah kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang kenari, dan kacang almond. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsinya segenggam saja dalam sehari demi membuat kadar kolesterol menurun. Hanya saja, kacang yang dikonsumsi juga sebaiknya bukan kacang goreng, melainkan kacang panggang atau kacang rebus yang jauh lebih sehat.

Sekeluarga dengan kacang-kacangan adalah polong-polongan seperti kacang merah, kacang hijau, dan kacang kedelai. Bahan makanan ini bisa membuat kita merasakan sensasi kenyang lebih lama karena kaya akan serat. Tak hanya baik bagi pencernaan dan menjaga berat badan tetap ideal, kandungan serat dalam polong-polongan ini juga efektif menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Bahan makanan lainnya yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh adalah gandum atau oatmeal. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi semangkuk oatmeal saat sarapan pagi demi menurunkan kolesterol. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan serat larut dalam gandum atau oatmeal yang mampu menurunkan penyerapan kolesterol dalam alirah darah tubuh.

Kita juga sangat disarankan untuk mengganti minyak yang biasa kita pakai dengan minyak nabati seperti minyak kanola atau minyak bunga matahari saat memasak makanan. Mengonsumsi daging ikan dua atau tiga kali dalam sepekan juga bisa membuat kadar kolesterol jahat menurun sekaligus membuat kadar kolesterol baik di dalam tubuh meningkat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...