Langsung ke konten utama

Inilah Beberapa Kesalahan Olahraga yang Buat Tubuh Makin Melar

kesalahan-fitnes-doktersehat
photo credit : pixabay.com

DokterSehat.Com– Ketika memutuskan untuk menekuni olahraga, tentu saja setiap orang punya tujuan masing-masing. Sebab, olahraga tak hanya bisa menjaga kebugaran dan kesehatan saja, tapi masih ada manfaat lain yang akan didapatkan. Salah satu alasan seseorang menjadi pegiat olahraga adalah untuk menurunkan berat badan.

Alasan yang satu ini memang cukup banyak digunakan oleh orang yang berolahraga, namun yang mendominasi adalah kaum hawa. Sebab, bagaimanapun juga memiliki tubuh yang langsing adalah impian bagi setiap wanita. Dengan tubuh yang langsing dan anti lemak, mereka akan lebih percaya diri karena merasa penampilan semakin membaik.

Namun, sayangnya tidak semua berhasil mendapatkan bentuk tubuh impian ketika rutin berolahraga. Alih-alih melangsingkan tubuh, justru sebagian wanita malah mendapatkan tubuhnya melar akibat olahraga. Hal tersebut dikarenakan mereka melakukan beberapa kesalahan yang tidak disadari. Apa saja kesalahan tersebut? Simak informasinya berikut ini.

1. Olahraga Pagi Hari dengan Perut Kosong

Begitu banyak wanita yang rela melewatkan sarapan hanya untuk melangsingkan tubuhnya. Hal itu juga dilakukan ketika mereka hendak berolahraga. Padahal, tindakan itu adalah sebuah tindakan konyol yang justru bisa membuat tubuh melar. Sebab, olahraga tanpa sarapan terlebih dahulu malah bisa membuat nafsu makan menjadi gila. Setelahnya, Anda akan menjadi sangat rakus dan mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak sehingga latihan itu percuma dan seakan sia-sia.

2. Terlalu Lama Olahraga

Olahraga memang penting, tapi Anda juga harus tahu batas waktu normalnya. Anda tidak bisa memforsir tubuh hanya karena obsesi ingin kurus. Sebab, latihan yang berlebihan akan membuat tubuh menjadi sangat letih sehingga bisa memicu kenaikan nafsu makan yang drastis. Selain itu, berlatih terlalu keras juga bisa berisiko menyebabkan cedera otot pada beberapa bagian tubuh. Tentunya risiko itu cukup mengkhawatirkan.

3. Terlalu Banyak Istirahat

Memang benar, dalam satu sesi olahraga Anda harus memberi jeda istirahat pada tubuh. Namun, pastikan waktu istirahat itu tidak terlalu lama. Cukuplah beberapa saat saja untuk menstabilkan kembali irama jantung. Sebab, jika terlalu lama justru membuat lemak dan kalori tidak bisa terbakar secara sempurna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...