Langsung ke konten utama

Ganti Celana Dalam Sebulan Sekali, Gadis Ini Terkena Gejala Kanker

malas-ganti-celana-dalam-doktersehat
Photo Source: China.com

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan telah berkali-kali memperingkatkan kita tentang pentingnya menjaga kebersihan organ vital karena bisa mempengaruhi kesehatan tubuh dengan signifikan. Sebagai contoh, ada baiknya kita rutin mengganti celana dalam kita setiap hari. Sayangnya, hal ini tidak diperhatikan oleh seorang gadis 23 tahun dari Hubei, Tiongkok. Gadis bernama Fang-Fang ini memilih untuk mengganti celana dalamnya sebulan sekali!

Dilansir dari World of Buzz, Fang-Fang mulai merasakan ada yang salah dengan kondisi kesehatannya dua bulan lalu namun tidak begitu memperhatikannya. Sekitar 10 hari kemudian, ia pun dilarikan ke rumah sakit oleh temannya karena mengalami sakit perut parah. Disana, ia didiagnosis terkena lesi pre-kanker pada organ vitalnya dan harus mendapatkan operasi darurat demi membuangnya. Menurut dokter, kondisi ini sangat jarang terjadi pada wanita muda dan biasanya terjadi pada wanita yang sudah memasuki fase menopause.

Saat ditanya oleh dokter, Fang-Fang akhirnya mengaku tentang kebiasaan buruknya, yakni malas mengganti celana dalam. Ia juga bisa tidak mengganti branya hingga beberapa minggu. Fang-Fang mengaku terlalu malas untuk mencuci pakaiannya sehingga memilih untuk tidak menggantinya dalam waktu yang lama.

Fang-Fang juga cenderung menerapkan gaya hidup tidak sehat seperti sering begadang, merokok, dan minum alkohol. Kombinasi dari berbagai hal ini dan semakin menumpuknya bakteri pada bagian tubuh yang terkena celana dalam yang sudah kotor membuatnya terkena lesi pre-kanker ini.

Kasus ini menjadi pembelajaran bagi kita untuk selalu rutin mengganti celana dalam dan rajin mencuci baju.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...