Langsung ke konten utama

BAB Tidak Lancar? 5 Makanan ini Solusinya

Doktersehat-penyebab-air kencing-berbau

DokterSehat.Com– Salah satu penyebab bertambahnya berat badan adalah karena buang air besar yang tidak lancar. Sebagaimana diketahui, makanan yang kita konsumsi setiap hari akan diambil sari dan nutrisinya untuk kebutuhan organ tubuh. Selabihnya, ampas tersebut akan dibuang bersamaan dengan buang air besar.

Jadi, ketika buang air besar tidak lancar, maka akan terjadi penumpukan ampas makanan yang tentunya bisa memicu berbagai masalah. Selain bisa membuat tubuh semakin gemuk, BAB tidak lancar juga berpotensi menyebabkan radang usus yang cukup fatal bagi kesehatan tubuh Anda.

Oleh karenanya, bagi Anda yang mengalami gangguan buang air besar, harus mengetahui solusinya agar masalah ini segera teratasi. Salah satu cara mengatasi sulit buang air besar adalah menjaga asupan makanan. Sebab, ada beberapa makanan yang sangat ampuh dalam mengatasinya. Apa saja makanan tersebut? Berikut diantaranya.

1. Acar

Mungkin Anda sudah tahu acar, bukan? Ya, makanan yang satu ini dibuat menggunakan bahan alami seperti mentimun, wortel, bawang, tomat, cuka, dan air garam. Acar sendiri digunakan sebagai makanan pendamping bagi makanan pokok. Namun, walaupun hanya makanan pendamping, acar dipercaya sangat efektif dalam melancarkan pencernaan.

2. Olahan Kedelai

Makanan selanjutnya untuk mengatasi gangguan buang air besar adalah olahan kedelai, seperti tahu dan tempe. Walaupun makanan ini sederhana, tapi jangan salah. Tahu dan tempe mengandung probiotik yang baik sehingga bisa melancarkan pencernaan Anda yang sedang terganggu. Dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai hidangan utama, baik pada pagi hari, siang, dan makan malam.

3. Yoghurt

Siapa yang tidak kenal dengan yoghurt? Ya, yoghurt merupakan produk olahan susu yang dibuat dengan proses fermentasi bakteri asam laktat. Yoghurt sendiri sangat baik bagi kesehatan lambung seseorang sebab bisa menekan keasaman. Selain itu, yoghurt juga bisa memperbaiki kinerja usus sehingga membuat buang air menjadi lebih lancar.

4. Keju Fermentasi

Keju fermentasi merupakan makanan yang kaya akan bakteri lactic acid. Oleh karenanya, keju fermentasi cukup direkomendasikan bagi Anda yang mengalami gangguan buang air besar. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung ataupun digabungkan dengan roti, sesuai dengan selera masing-masing.

5. Buah-Buahan

Salah satu penyebab terhambatnya buang air besar adalah tubuh kekurangan serat. Oleh karenanya, Anda harus mencukupi kebutuhan serat yang bisa Anda dapatkan dari buah-buahan. Maka dari itu, dianjurkan untuk rutin mengonsumsi buah-buahan yang kaya serat, seperti semangka, melon, apel, dan masih banyak lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Ranitidin: Dosis, Kegunaan, Efek Samping

DokterSehat.Com – Apakah Anda pernah mengalami sakit karena asam lambung tinggi? Penyakit asam lambung tinggi memang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, penderita penyakit asam lambung tinggi membutuhkan terapi obat untuk memulihkan kondisinya. Salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit ini adalah obat Ranitidin. Untuk Anda yang penasaran Ranitidin obat apa, Ranitidin adalah obat yang digunakan untuk menurunkan produksi asam lambung. Manfaat Ranitidin biasanya digunakan untuk mengobati ulkus peptikum , gastroesofageal refluks (GERD) , dan sindrom Zollinger-Ellison. Telah dijelaskan bahwa manfaat Ranitidin adalah untuk mengurangi produksi asam lambung yang berlebih. Di sisi lain, fungsi Ranitidin adalah untuk mencegah munculnya sakit pencernaan akibat mengonsumsi makanan tertentu. Obat Ranitidin adalah obat yang termasuk dalam jenis H2 Histamin Blocker. Pada dasarnya, obat ini bisa saja Anda temukan di toko obat atau apotek terdekat dan tidak memerl...

Benarkah Langsung Mandi Saat Berkeringat Berbahaya?

DokterSehat.Com – Meski badan sudah terasa sangat gerah karena baru berolahraga, melakukan aktivitas yang berat, atau terpapar suhu udara yang panas, kita biasanya diminta untuk tidak langsung mandi saat tubuh masih berkeringat. Sebenarnya, apakah memang sebaiknya kita harus menunggu keringat hilang terlebih dahulu sebelum mandi? Dilansir dari Goody Feed, pakar kesehatan ternyata membenarkan anggapan ini. Ada baiknya kita tidak mandi saat berkeringat karena bisa menyebabkan datangnya masalah kulit. Saat berkeringat, pori-pori kulit sebenarnya masih dalam kondisi terbuka. Jika kita langsung menyiramnya dengan air, maka kulit akan mengalami ketidakseimbangan kelembaban atau kadar minyak alami sehingga akan menyebabkan kulit kering atau bercak berwarna putih di kulit akibat paparan jamur pityriasis versicolor. Bercak pada kulit ini dikenal dengan sebutan panu . Hanya saja, jika kita memiliki kulit yang cenderung berminyak, bisa jadi mandi saat tubuh masih berkeringat tidak akan menye...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...