Langsung ke konten utama

7 Dampak Negatif Makan Daging Merah Terlalu Banyak pada Pria

doktersehat daging merah

DokterSehat.Com – Daging merah terdiri dari beberapa jenis mulai dari daging sapi, domba, dan kambing. Daging yang memiliki warna merah dan serat lebih besar itu sebenarnya baik untuk tubuh pria karena menyuplai banyak protein hewani. Sayangnya, kalau konsumsi daging merah terlalu banyak, efek samping juga akan dialami oleh tubuh.

Saat Hari Raya Iduladha biasanya masyarakat Indonesia mengonsumsi banyak daging merah dalam jangka waktu yang singkat. Oleh karena itu, mereka harus tahu bagaimana menyiasati pengonsumsian daging berlebih agar hal-hal di bawah ini tidak terjadi pada kita semuanya.

  1. Sembelit

Saat makan daging merah terlalu banyak, pria akan cenderung makan nasi atau sayur yang mengandung banyak serat. Hanya dengan daging merah saja mereka sudah merasa kenyang. Bahkan saking kenyangnya mereka jadi mengubah diet jadi tinggi protein dan juga lemak.

Pria yang mengonsumsi terlalu banyak daging merah bisa mengalami sembelit atau konstipasi. Tidak adanya serat di dalam tubuh menyulitkan pria buang air besar sehingga perut sakit dan terasa membesar.

  1. Dehidrasi

Setiap hari kebutuhan protein pria berbeda-beda. Kalau mereka sedang membentuk otot atau menurunkan berat badan, kebutuhannya bisa tinggi. Namun, tetap pada batas normal. Kalau sampai konsumsi daging merahnya berlebihan, dehidrasi bisa dialami oleh pria. Itulah kenapa mereka yang diet ketogenic disarankan minum banyak air.

Saat tubuh menerima banyak protein, ginjal akan memproduksi urine yang sedikit lebih kental. Hal ini dilakukan karena air dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah banyak. Perbanyak air putih setiap hari minimal 8 gelas sehari.

  1. Bau tubuh tidak sedap

Bau tubuh dari pria memang dipengaruhi apa yang mereka makan. Kalau pria mengonsumsi banyak buah dan sayur, tubuhnya akan jarang bau khususnya saat berkeringat. Kalau mereka banyak mengonsumsi daging merah setiap harinya. Peluang badan bau tidak sedap akan tinggi sehingga pria disarankan untuk memakai parfum.

  1. Sakit kepala

Mengonsumsi daging merah terlalu banyak juga menyebabkan pusing pada pria. Rasa pusing ini bisa terjadi karena buntut dehidrasi yang berlebihan. Kalau pria tidak menyuplai tubuh dengan air, rasa pusing akan terus naik.

Selanjutnya, rasa pusing juga bisa disebabkan oleh naiknya tekanan darah akibat terlalu banyak makan daging yang mengandung lemak. Rasa pusing jenis ini harus segera diatasi agar tidak menyebar ke mana-mana.

  1. Capai berlebihan

Pria yang mengalami dehidrasi berlebih dan rasa pusing akibat tubuh dehidrasi juga akan mengalami capai yang berlebihan. Rasa capai ini bisa menyebabkan pria susah berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Selain itu, ada kemungkinan pria jadi susah melakukan seks karena energi yang terus anjlok.

  1. Penurunan kualitas tulang

Mengonsumsi daging merah terlalu banyak akan membuat urine mengeluarkan kalsium juga dalam jumlah banyak. Seperti yang kita ketahui, kalsium adalah zat yang baik untuk tubuh sehingga mengalami penurunan zat dalam tubuh bisa mengeroposkan tulang perlahan-lahan.

  1. Gangguan perut

Mengonsumsi daging merah terlalu banyak akan membuat perut jadi bergejolak. Berbeda dengan makanan lain yang mudah sekali diolah, daging yang teksturnya tebal akan sudah diproses di dalam perut. Akibatnya perut akan begah selama beberapa saat hingga akhirnya daging selesai dicerna. Konsumsi daging merah dalam jumlah wajar saja dan usahakan potong kecil-kecil agar mudah dikunyah dan hancur.

Inilah tujuh dampak negatif dari mengonsumsi daging merah berlebih. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda semua agar selalu mengonsumsi daging merah dengan takaran yang benar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...