Langsung ke konten utama

5 Tips Seks yang Aman dan Nyaman di Kamar Mandi

doktersehat seks di kamar mandi

DokterSehat.Com – Aktivitas seks sering dilakukan oleh pasangan di dalam kamar tidur karena cukup nyaman dan privat. Sayangnya melakukan seks di dalam kamar tidur saja bisa membuat pasangan jadi menikmati pergumulan yang dilakukan. Kalau sudah bosan, pasangan akan mulai jarang melakukan seks dengan maksimal, bahkan sama sekali.

Nah, agar seks tidak hambar setiap saat, pasangan harus melakukan variasi seks. Salah satu variasi seks yang bisa dilakukan oleh pasangan adalah mengganti lokasi seks. Kalau selama ini hanya dilakukan di dalam kamar bisa diganti di kamar mandi.

Kalau Anda ingin mencoba melakukan seks di kamar mandi, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan agar aktivitas tersebut berjalan lancar.

  1. Pilih posisi seks yang benar

Posisi seks harus benar dan tidak boleh sembarangan. Karena berbeda dengan kasur yang empuk, di kamar mandi ada banyak sekali benda yang keras dan berbahaya. Kalau salah mengambil gaya dan terjatuh malah membahayakan nyawa pasangan. Oleh karena itu pilih gaya-gaya yang mudah sekali dilakukan.

Beberapa gaya yang bisa dilakukan di kamar mandi adalah doggy style yang membuat pria melakukan penetrasi dalam. Selanjutnya ada gaya duduk untuk melakukan posisi lotus atau melakukan dengan posisi berdiri. Sesuaikan dengan kondisi tubuh dan kemampuan.

  1. Berhati-hati dengan sabun

Salah satu mainan yang sering dilakukan oleh pasangan adalah sabun saat mandi. Saat mandi, pasangan akan menggunakan sabun untuk membuat tubuh jadi licin. Berpelukan dengan sabun akan membuat gairah pasangan jadi meningkat cukup pesat. Anda bisa menggunakan sabun untuk menambah keintiman, tapi harus batasi penggunaan.

Kalau menggunakan sabun berlebihan dan mengenai kaki, kemungkinan terpeleset akan tinggi. Oleh karena itu segera guyur dengan air kalau berlebihan. Selanjutnya, jangan gunakan sabun untuk pelumas. Sabuna kan membuat vagina jadi kering dan kesat sehingga seks akan berjalan penuh rasa sakit.

  1. Coba mainkan shower

Coba bermain-main dengan shower untuk mendapatkan kenikmatan yang  besar. Shower yang digunakan usahakan yang dingin saja. Gunakan untuk merangsang kemaluan atau untuk membuat suhu tubuh menjadi lebih rendah. Kalau suhu tubuh rendah, pasangan akan terobsesi untuk menghangatkan.

Jangan gunakan shower air hangat kalau suhunya terlalu tinggi ke kemaluan. Ada kemungkinan kemaluan akan mengalami luka terbakar. Selain itu, rasa sakit yang instan akan menghilangkan gairah seks pasangan.

  1. Lakukan seks oral dengan maksimal

Seks di kamar mandi bisa dilakukan sebelum mandi atau saat mandi. Dengan tubuh yang bersih dan juga wangi, seks oral akan mudah sekali dilakukan. Pasangan bisa dengan mudah memberikan kenikmatan satu dengan yang lain tanpa merasa tidak nyaman karena ada bau yang tidak sedap.

Coba lakukan seks oral di bawah guyuran air dingin atau memosisikan diri di bathtub dengan posisi duduk atau berdiri. Lakukan variasi sesuai dengan kebutuhan agar seks bisa berjalan dengan lancar.

  1. Menggunakan alat bantu seks lebih baik

Alat bantu seks bisa digunakan di kamar mandi. Dengan alat bantu seks, pasangan bisa melakukan fantasi-fantasi yang cukup nakal. Dengan fantasi yang cukup hebat ini pasangan bisa menikmati kehidupan seksnya dengan maksimal.

Selain masalah kenikmatan, menggunakan alat bantu seks di kamar mandi juga memudahkan pasangan untuk mencucinya. Setelah digunakan, alat bantu seks bisa segera dibersihkan hingga tidak ada sisa cairan kemaluan dan kotoran.

Inilah lima tips melakukan seks di kamar mandi yang bisa Anda dan pasangan lakukan. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda semuanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...