Langsung ke konten utama

4 Tips Fitnes Bagi Pria Bertubuh Kurus

tips-fitnes-doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Hampir semua pria menginginkan punya tubuh berotot dan kekar. Hal itu dikarenakan mereka menganggap ketika tubuhnya berotot, maka bisa mendongkrak penampilan menjadi lebih menarik. Maka tak heran, begitu banyak yang terobsesi dengan latihan fitnes di pusat kebugaran.

Umumnya, pria yang bertubuh gemuk akan lebih mudah membentuk otot. Sebab, tubuh gemuk memiliki banyak lemak yang akan dibentuk menjadi massa otot. Namun, bagaimana pada orang yang bertubuh kurus? Tentu saja sedikit susah.

Bagi orang yang bertubuh kurus harus memiliki sedikit lemak untuk bisa membentuknya menjadi otot. Namun, bagi Anda yang bertubuh kurus tak usah berkecil hati terlebih dahulu. Sebab, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh kekar dan berotot dalam waktu singkat. Apa saja tips tersebut? Berikut diantaranya.

1. Fokus pada Latihan Beban

Bagi Anda yang memiliki tubuh kurus, ada baiknya agar fokus latihan angkat beban. Sebab, untuk menumbuhkan otot bagi orang bertubuh kurus adalah dengan meningkatkan intensitas latihan. Ada baiknya, Anda fokus pada pembentukan satu bagian tubuh saja. Misalnya ingin membentuk dada, maka fokuslah dalam teknik pembentukan dada sampai hasilnya tercapai, baru beralih ke bagian tubuh lain.

2. Perhatikan Asupan Makanan

Jika ingin cepat mendapatkan hasil, Anda perlu menjaga asupan makanan. Pasalnya, ada beberapa makanan yang bisa membentuk massa otot dengan cepat, diantaranya daging, telur, ayam, susu, dan kacang-kacangan. Beberapa makanan itu mengandung lemak baik dan protein yang akan menumbuhkan massa otot Anda lebih cepat.

3. Perbanyak Air Mineral

Selanjutnya, Anda membutuhkan asupan air mineral lebih banyak daripada orang gemuk. Sebab, air mineral itu sendiri yang nantinya akan membantu penyerapan protein pada makanan. Selain itu, air mineral juga berguna untuk mengganti cairan yang keluar akibat latihan rutin yang Anda lakukan.

4. Perbanyak Makan

Tidak lupa juga, Anda disarankan untuk lebih banyak makan. Jika normalnya Anda makan tiga kali sehari, maka sebaiknya tambah porsi itu menjadi empat atau lima kali. Namun ingat, makanan yang dikonsumsi harus kaya akan gizi agar tidak sia-sia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...