Langsung ke konten utama

4 Penyebab Rasa Sakit Berlebih pada Kandung Kemih

doktersehat sakit kandung kemih

DokterSehat.Com – Kandung kemih adalah organ yang berada di dalam tubuh pria dan wanita. Letaknya di belakang kemaluan sehingga tidak bisa terlihat dengan jelas. Karena tidak bisa terlihat dengan jelas inilah, gangguan yang terjadi di sana akan susah ditebak. Bahkan, bisa parah tanpa diketahui sebelumnya oleh kita semua.

Karena tidak tahu tanda yang nyata, pria dan wanita harus tahu tanda yang lebih jelas dari apa yang dirasakan oleh tubuh. Meski tidak terlihat, perubahan pada kandung kemih akan memberikan efek pada tubuh seperti rasa sakit yang berlebihan. Berikut ulasan tentang penyebab rasa sakit pada kandung kemih dan cara mengatasinya.

Penyebab rasa sakit pada kandung kemih

Rasa sakit yang bersumber pada kandung kemih ada banyak. Berikut beberapa penyebab yang kemungkinan besar menyerang tubuh.

  1. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih bisa terjadi pada pria dan wanita meki pada wanita lebih umum terjadi. Kondisi vulva yang terbuka membuat bakteri mudah sekali masuk dan akhirnya menyebabkan infeksi dengan mudah. Saluran kemih hingga ke kandung kemih akan mengalami gangguan sehingga tubuh sering mengalami demam.

Selain demam, saat pria dan wanita berkemih, tubuh akan mengalami gangguan berupa rasa sakit di bawah perut yang cukup kuat. Rasa sakit ini menyebabkan perasaan yang sangat tidak nyaman. Bahkan beberapa wanita sering merasakan panas di area vagina.

  1. Interstitial cystitis

Inflamasi yang terjadi pada jaringan kandung kemih ini membuat pria dan wanita merasakan sakit yang cukup hebat. Kondisi ini semakin parah karena urine yang disimpan di kandung kemih memicu peradangan menjadi lebih parah dan infeksi bakteri bisa saja terjadi.

Hingga saat ini belum jelas apa yang menyebabkan kondisi peradangan ini. Namun, sebagian besar peradangan disebabkan oleh kondisi tubuh seperti stres berlebihan, alergi, diet yang tidak sehat, atau konsumsi obat tertentu.

  1. Perubahan di saluran reproduksi

Perubahan saluran reproduksi terjadi pada wanita dan jarang terjadi pada pria. Perubahan ini terjadi karena proses reproduksi seperti kehamilan atau ada perubahan hormon yang menyebabkan wanita jadi mengalami sakit di kandung kemih dan area rahim.

Kondisi ini akan parah saat wanita buang air kecil. Rasa panas dan sakit membuat perasaan jadi sangat tidak nyaman.

  1. Kanker kandung kemih

Kanker kandung kemih bisa dialami oleh siapa saja baik pria maupun wanita. Kanker bisa muncul karena ada radikal bebas masuk di sekitar kandung kemih sehingga sel karsinogen terbangkitkan. Kalau kondisi ini sudah parah, kanker pada kandung kemih bisa menyebar ke mana-mana termasuk prostat.

Meski kanker bisa muncul, kondisi ini sebenarnya cukup langka. Pria atau wanita yang mengalaminya kondisi ini akan merasakan sakit yang cukup kuat pada tubuh. Di area sekitar perut akan nyeri khususnya saat berhubungan badan atau buang air kecil.

Cara mengatasi gangguan pada kandung kemih

Sebagian besar gangguan yang dialami oleh wanita dan pria muncul dalam bentuk rasa sakit dan panas di area perut bagian bawah. Setelah mengenali gejalanya Anda tidak bisa langsung minuman obat tertentu. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar diagnosisnya yang dilakukan berjalan dengan aman dan lancar.

Rasa sakit yang terjadi di area perut bawah bisa saja tidak sekadar gangguan kandung kemih. Bisa saja ada gangguan pada prostat atau rahim. Jadi, segera lakukan pemeriksaan agar tidak salah penanganan.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda semua yang sering mengalami nyeri di bawah perut. Segera lakukan pemeriksaan agar tidak parah dan susah diatasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...