Langsung ke konten utama

4 Minuman Super Sehat Setelah Banyak Makan Daging

doktersehat-batas-minum-teh-hijau
Photo Credit: Flickr.com/sk

DokterSehat.Com– Masih dalam suasana Idul Adha, apakah Anda memerhatikan sudah seberapa banyak Anda makan daging?

Seperti yang kita ketahui, daging merupakan bahan makanan berprotein hewani yang banyak mengandung lemak jenuh.Lemak jenuh merupakan jenis lemak yang bisa memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh dengan cepat.

Saat tiba hari raya kurban, daging menjadi salah satu makanan yang sangat umum dikonsumsi dalam jumlah lebih banyak dari hari biasa. Meskipun hal tersebut wajar dilakukan, asalkan tidak berlebihan, mengurangi bahaya akan konsumsi daging tersebut haruslah kita lakukan.

Kesalahan-makan-daging-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/refeia

Biasanya, beberapa cara yang dianjurkan untuk mengurangi bahaya konsumsi daging, adalah dengan membatasi porsi, meningkatkan konsumsi makanan berserat, hingga berolaharaga.

Nah, selain cara-cara tersebut, memilih minuman yang tepat setelah banyak makan daging bisa jadi cara yang cukup jitu, lho.

Beberapa jenis minuman memiliki kandungan zat dan gizi tertentu yang bisa mengurangi dampak atau bahaya konsumsi daging yang lebih banyak dari biasanya.

Manfaat yang dirasakan tubuh dengan memilih minuman yang tepat adalah:

  • Melunturkan lemak dalam tubuh dengan meningkatkan pembuangan lemak melalui feses
  • Meningkatkan atau melancarkan metabolisme tubuh sehingga pencernaan menjadi lebih lancer

Lantas, apa saja jenis minuman yang baik dikonsumsi setelah banyak makin daging?

Berikut 4 jenis minuman super sehat yang sebaiknya Anda pilih setelah banyak minum daging:

1. Jus atau smoothies buah dan sayur tinggi serat

doktersehat jus buah
photo credit: Pexels

Minuman dengan banyak kandungan serat merupakan pilihan yang paling tepat dipilih setelah mengonsumsi banyak daging.

Serat merupakan jenis zat gizi yang mampu menurunkan kadar lemak dalam tubuh plus melancarkan pencernaan. Dua kombinasi manfaat serat tersebut sangatlah diperlukan tubuh setelah banyak makan daging.

Beberapa pilihan kombinasi jus atau smoothies tinggi serat dari buah dan sayur yang bisa Anda buat adalah:

  1. Smoothies apel dengan jambu, agar kandungan seratnya maksimal tidak perlu mengupas kulit buah
  2. Jus brokoli dengan bayam, atau
  3. Kombinasi antar keempat jenis buah dan sayur tersebut.

2. Minuman yoghurt dengan stanol dan sterol

doktersehat-manfaat-yoghurt
Photo Credit: Flickr.com/Jaro Larnos

Selain serat, zat yang paling jitu menurunkan kolesterol adalah stanol dan sterol.

Keduanya merupakan zat yang bisa membuang lemak, utamanya kolesterol, dalam tubuh melalui pencernaan dengan maksimal.

Biasanya, stanol dan sterol ditambahkan dalam olahan yoghurt, baik yoghurt biasa maupun minuman yoghurt.

Anda bisa mengutamakan mengonsumsi minuman yoghurt yang telah difortifikasi stanol dan sterol, setelah banyak makan daging. Anda juga bisa menambahkan yoghurt berstanol sterol dalam jus atau smoothies.

3. Teh hijau

doktersehat-jenis-teh-hijau-dan-manfaatnya-untuk-kulit
Photo Credit: Pexels.com

Minuman teh hijau merupakan jenis minuman super sehat yang bisa dipilih setelah banyak makan daging.

Berbagai studi telah menyebutkan bahwa teh hijau merupakan jenis minuman dengan kandungan antioksidan yang tinggi.

Hal ini membuat konsumsi teh hijau bisa memberikan manfaat maksimal untuk membuang lemak dalam tubuh, dengan cara meningkatkan metabolism pencernaan.

Anda bisa mengonsumsi teh hijau tawar dalam porsi yang cukup, yaitu kurang lebih 200 ml sebanyak 1-2 kali dalam sehari, ketika sedang banyak makan daging.

4. Minuman rempah, utamanya dari jahe

doktersehat-khasiat-jahe-untuk-rambut
Photo Credit: Pexels.com

Mengonsumsi minuman dari rempah alami, misalnya air jahe, atau minuman rempah khas Indonesia, misalnya sekoteng atau ronde, bisa jadi pilihan tepat setelah banyak makan daging.

Berbagai zat dan fitonutrien pada rempah alami, terbukti mampu menurunkan kadar lemak, bahkan kolesterol dalam tubuh, selama diolah dengan tepat dan secara rutin.

Tentu lebih nikmat bukan mengonsumsi sajian dari daging sembari ditemani secangkir minuman rempah yang super enak dan sehat?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...