Langsung ke konten utama

4 Kesalahan Memotong Buah, Sering Disepelekan dan Bikin Gizinya Hilang!

Salah-potong-buah-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/ Marco Verch

DokterSehat.Com– Apakah Anda sering memotong-motong buah sebelum memakannya?

Selain langsung mengonsumsi buah secara utuh, memotong-motong buah menjadi cara yang paling umum dipilih dan dianggap lebih praktis. Hal ini memang tergantung dengan kebiasaan masing-masing individu.

Memotong dan mengupas buah tentu bukanlah hal yang salah untuk dilakukan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata ada cukup banyak kesalahan memotong buah?

Bahaya memotong buah dengan asal

manfaat-buah-persik-doktersehat

Ya, biasanya memotong buah dianggap hal yang sepele. Padahal jika kita memotong buah dengan asal, justru akan muncul berbagai dampak yang cukup merugikan, lho.

Beberapa hal yang bisa terjadi akibat kesalahan memotong buah antara lain:

  1. Buah terpapar kontaminan

    Beberapa paparan kontaminan perusak zat gizi buah yang sudah di potong adalah bakteri, udara, cahaya dan panas.

  2. Kandungan gizi buah hilang

    Zat giiz yang rusak akibat paparan kontaminan akan menyebabkan zat gizi buah lama-kelamaan akan menjadi hilang. Beberapa zat gizi penting, misalnya vitamin C dan cairan, menjadi yang paling banyak hilang jika buah dipotong dengan asal.

  3. Buah menjadi busuk

    Paparan bakteri, proses oksidasi dari udara, dan kerusakan akibat paparan cahaya dan panas terus menerus, lama kelamaan akan membuat buah berkurang kualitasnya dan menjadi tidak layak makan atau busuk.

Kesalahan memotong buah

Ketiga hal di atas menjadi risiko yang mengancam dan akan rentan terjadi jika kita mengabaikan beberapa hal yang dianggap sepele. Berikut beberapa kesalahan memotong buah yang sering dilakukan:

1. Tidak memastikan kebersihan alat pemotong buah

doktersehat-kesalahan-memasak
Photo Credit: Flickr.com/baron valium

Apakah Anda sudah memastikan kebersihan pisau dan talenan sebelum memotong buah?

Biasanya, hal ini kerap dilupakan, padahal kedua alat makan tersebut penting diperhatikan kebersihannya karena akan bersentuhan langsung dengan daging buah saat dipotong.

Menggunakan talenan dan pisau yang kurang bersih atau beum dicuci, akan berisiko meningkatkan kontaminasi atau paparan dengan bakteri dari bahan makanan lain.

Kondisi ini tentu akan menurunkan nilai gizi, kualitas dan kesegaran buah setelah dipotong.

2. Memotong buah terlalu kecil

doktersehat-buah-buahanMemotong buah telalu kecil atau tipis memang membuat buah mudah dikonsumsi, namun sayangnya hal ini akan membuat luas permukaan buah menjadi semakin banyak dan paparan kontaminan menjadi semakin besar.

Semakin banyak paparan terhadap buah maka kandungan zat dan gizi, utamanya vitamin C dan cairan, yang pada buah dengan ukuran yang kecil atau tipis tersebut, juga lama kelamaan akan semakin berkurang.

3. Mencuci buah yang sudah dipotong

Doktersehat-buah-naga
Photo Credit: Flickr.com/Fiona Xue

Buah yang telah dipotong, biasanya akan mengeluarkan cairan yang sedikit lengket. Biasanya, buah yang sudah dipotong dicuci dengan tujuan menghilangkan cairan yang menyebabkan lengket tersebut.

Padahal, cairan tersebut merupakan cairan alami yang ada pada buah yang ikut keluar ketika buah dipotong.

University of California menyebutkan bahwa buah tinggi cairan, misalnya mangga, nanas atau melon yang dipotong bisa kehilangan kandungan cairannya hingga 5-20% . Sehingga mencuci buah yang sudah dipotong, justru akan membuat kandungan cairan pada buah, yang sebenarnya bermanfaat bagi tubuh malah semakin terbuang.

4. Membiarkan tidak segera dikonsumsi

buah-pir-untuk-rambut-doktersehat-1

Tidak segera mengonsumsi buah yang sudah dipotong, sembari membiarkan buah tersebut di tempat terbuka, akan semakin meningkatkan paparan kontaminan bakteri, udara, panas dan cahaya.

Selain itu, buah yang tidak segera dikonsumsi juga rentan kehilangan cairan lebih banyak.

Buah yang sudah dipotong atau dikupas lebih dari 2-3 jam dan tidak segera dikonsumsi akan kehilangan semakin banyak zat gizi dan telah mengalami penurunan kualitas buah secara umum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antihistamin – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

DokterSehat.Com – Antihistamin obat apa? Antihistamin adalah jenis obat-obatan alergi. Obat antihistamin terdiri dari banyak jenis monografi obat. Kebanyakan kandungan monografi obat antihistamine bisa dibeli bebas tetapi ada juga yang harus menggunakan resep dokter. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat antihistamin termasuk informasi tentang jenis-jenis antihistamin, bentuk sediaan antihistamine, indikasi antihistamin, kontraindikasi antihistamin, manfaat antihistamin, dosis antihistamin, efek samping antihistamin, dan informasi bermanfaat lainnya. Apa itu antihistamin? Antihistamin adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin. Penggunaan antihistamine juga bisa mengatasi masalah medis lainnya. Apa saja kandungan obat yang tergolong antihistamine? Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan antihistamin telah banyak beredar di pasaran. Berbagai jenis obat antihistamine tersebut dijual dengan merk y...

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Jengkol Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Photo Source: Flickr/Ucan Kancana DokterSehat.Com – Jengkol dikenal luas sebagai bahan makanan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Meskipun rasanya tidak selezat daging, tetap saja jengkol memiliki cita rasa tersendiri yang khas. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa jengkol bisa menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi terlalu sering. Apakah anggapan ini benar adanya? Dilansir dari National Geographic, dr. Okki Ramadian SpPD yang berasal dari Rumah Sakit Mitra Keluarga menyebut jengkol sebagai salah satu jenis sayuran yang kaya akan kandungan anti oksidan, kandungan yang bisa melawan paparan buruk radikal bebas. Hanya saja, jika kita mengonsumsinya dengan berlebihan, ada kemungkinan ginjal kita akan mengalami dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan. Jengkol dikenal luas sebagai makanan yang memiliki aroma khas. Sayangnya, kandungan di dalamnya juga bisa menyebabkan keracunan atau yang lebih dikenal sebagai jengkolan. Masalahnya adalah kondisi i...