Langsung ke konten utama

4 Kebiasaan Setelah Makan yang Membahayakan Kesehatan

kebiasaan-setelah-makan-doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Setelah makan, setiap orang punya kebiasaannya masing-masing. Ada yang duduk diam sejenak sambil menghela napas, ada pula yang langsung melakukan kegiatan tertentu, misalnya merokok ataupun mengonsumsi buah-buahan yang sering disebut sebagai cuci mulut.

Umumnya, seseorang yang baru selesai makan, tidak bisa langsung diam. Tapi harus mencari makanan penutup, baik itu berupa camilan atau minuman rasa. Nah, tentu saja kita harus mengetahui apakah kebiasaan itu baik atau buruk untuk dilakukan.

Sebab, jika kita mengetahui efek buruk dan baiknya, tentu saja kita bisa melakukan yang terbaik bukan? Nah, agar lebih jelas berikut adalah beberapa kebiasaan yang tidak baik dilakukan setelah makan.

1. Merokok

Kebiasaan ini memang sangat banyak dilakukan oleh pria. Mereka mengatakan bahwa merokok setelah makan bisa meningkatkan kenikmatan rokok itu berkali-kali lipat. Bahkan, ketika tidak ada rokok setelah makan, mereka akan merasa hambar dan ada yang kurang. Padahal, merokok setelah makan bisa mencegah tubuh dalam penyerapan nutrisi makanan. Bahayanya lagi, senyawa kimia dan racun pada rokok akan masuk lebih cepat ke dalam tubuh.

2. Makan Buah dalam Jumlah Banyak

Perlu diperhatikan, kebiasaan makan buah sebenarnya adalah hal yang baik, asal dilakukan dengan benar. Cara yang benar adalah mengonsumsi buah beberapa saat setelah makan dengan porsi yang sedikit. Namun, jika Anda mengonsumsi buah segera dalam jumlah banyak, justru membuat perut akan kembung dan menjadi tak nyaman.

3. Minum Teh

Ketika Anda terbiasa minum teh setelah makan besar, maka kurangi kebiasaan itu dari sekarang. Sebab, ternyata teh juga bisa mencegah penyerapan zat besi. Akibatnya makanan yang Anda konsumsi tidak akan berdampak banyak bagi tubuh. Maka sebaiknya, setelah makan minum air putih terlebih dahulu.

4. Tidur

Tidak sedikit yang melakukan hal ini setelah makan. Sebab, perut yang kenyang membuat tubuh menjadi lebih berat sehingga lebih nikmat jika rebahan, sampai tertidur. Namun, jangan melakukan kebiasaan ini karena efeknya cukup membahayakan, yakni infeksi lambung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...