Langsung ke konten utama

4 Cara Menurunkan Berat Badan Anak Remaja

doktersehat makanan untuk gigi anak

DokterSehat.Com– Memasuki usia remaja, setiap orang tua harus memerhatikan betul bagaimana pola hidup sang anak. Pasalnya, usia remaja adalah puncak dari masa pertumbuhan sehingga jika tidak diawasi dengan baik, bisa berdampak buruk ke depannya sampai dia dewasa.

Seperti diketahui, di zaman yang serba modern ini ada begitu banyak kebiasaan kurang baik yang sering dilakukan oleh anak, salah satunya adalah bermain gadget sepanjang hari. Hal tersebut telah terbukti bisa menurunkan fungsi organ di dalam tubuh serta meningkatkan risiko obesitas pada anak.

Untuk itu, diperlukan cara tersendiri agar berat badan anak tetap stabil sehingga terhindar dari masalah obesitas. Lantas, apa saja caranya? Simak informasinya berikut ini.

1. Batasi Penggunaan Gadget

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebagai orang tua adalah memberi batasan untuk bermain gadget. Pasalnya, anak zaman sekarang sangat kecanduan dalam memainkan game pada gadgetnya. Hal itu membuat anak menjadi orang pemalas dan enggan untuk beraktivitas. Jika dibiarkan seperti it uterus, maka risiko obesitas pun akan semakin tinggi.

2. Ajak Beraktivitas

Selanjutnya, Anda bisa memberikan contoh yang baik untuk kesehatan serta kebugaran tubuhnya. Salah satu cara yang paling baik adalah mengajaknya beraktivitas, misalnya berjalan ataupun berlari mengelilingi komplek perumahan. Hal ini terbilang cukup efektif membakar lemak sekaligus mengajarkan anak bagaimana hidup bersosial dan bermasyarakat.

3. Terapkan Pola Makan Sehat

Dan yang tak kalah penting juga adalah menjaga pola makan anak. Jika Anda adalah penggemar makanan junkfood dan minuman bersoda, jangan sekali-kali menunjukkannya pada anak. Sebab, bisa saja dia menirunya. Ada baiknya Anda mengajarkan untuk makan makanan sehat, seperti sayuran, buah, ikan, dan makanan alami lainnya. Hal ini akan membuatnya berkembang tanpa mengenal junkfood.

4. Perbanyak Air Putih

Bukan hal yang aneh lagi jika anak lebih suka berdiam diri di kamar. Oleh karenanya, Anda harus menyiapkan air putih di kamarnya sehingga ketika dia haus, dia langsung bisa minum tanpa harus pergi ke dapur. Sebab, biasanya anak malas pergi ke dapur sehingga dia tidak jadi minum. Akibatnya, lemak pada tubuhnya akan menumpuk dan berisiko obesitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...