Langsung ke konten utama

Hubungan Seks Seringkali Menyakitkan? Mungkin ini Penyebabnya

doktesehat seks dengan IUD

DokterSehat.Com– Banyak yang mengatakan bahwa seks harus dilakukan oleh pasangan suami istri yang saling menyayangi. Tujuannya adalah agar seks yang dilakukan bisa terasa nikmat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Akan tetapi, tidak sedikit dari mereka yang masih mengalami rasa sakit saat berhubungan seks, khususnya wanita. Alih-alih bergairah, mereka justru merasa takut untuk melakukannya. Adapun beberapa penyebab umum rasa sakit saat berhubungan seks, diantaranya:

1. Kurang Lubrikasi

Wanita memiliki cairan atau pelumas alami yang  keluar melalui vagina. Cairan tersebut akan melumasi seluruh area vagina yang akan membantu penetrasi. Kurangnya lubriksi atau peluma alami pada vagina dapat menimbulkan rasa sakit saat melakukan penetrasi. Oleh sebab itu, lakukan foreplay dengan waktu yang cukup lama hingga pelumas tersebut bisa melumasi vagina secara sempurna.

2. Alergi Terhadap Kondom

Tidak sedikit pasangan yang melakukan hubungan seks menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom. Tujuannya adalah untuk mencegah kehamilan. Namun, penggunaan kondom bisa menyebabkan alergi dan rasa sakit pada alat kelamin sehingga seks yang dilakukan terasa tidak nikmat. Untuk itu, sebaiknya Anda mengganti kondom dengan jenis atau merek yang sesuai dengan kondisi kulit kelamin Anda.

3. Posisi Seks yang Tidak Tepat

Ada banyak posisi seks yang wajib dilakukan saat berhubungan seks dengan pasangan. Posisi seks yang beragam bertujuan agar hubungan seks Anda tidak monoton dan membosankan. Akan tetapi, Anda tetap harus berhati-hati dalam memilih posisi seks. Sebab, posisi seks yang salah dapat menyebabkan rasa sakit pada kelamin, baik kelamin Anda maupun pasangan.

4. Penis Terlalu Besar

Banyak wanita menginginkan pasangannya memiliki penis yang besar. Sebab, mereka menganggap bahwa ukuran penis yang cukup besar dapat memberikan kenikmatan yang luar biasa saat penetrasi. Namun, tenyata tidak semua vagina wanita cocok dengan penis berukuran besar. Hal tersebut dapat menyebabkan rasa sakit pada vagina saat penetrasi, bahkan dapat menyebabkan vagina robek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hal yang Harus Dihindari Saat Sedang Jogging

photo credit : pixabay.com DokterSehat.Com – Olahraga sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Tak heran jika banyak ahli kesehatan yang menyarankan seseorang berolahraga secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu. Olahraga sendiri memiliki beragam jenis, salah satunya adalah jogging atau lari. Jogging atau lari merupakan latihan yang masuk ke dalam jenis kardio. Olahraga ini sangat mudah dilakukan karena hanyako mengayunkan kaki dengan irama dan kecepatan yang diinginkan. Selain mudah, lari juga tidak memerlukan biaya seperti saat Anda berolahraga di pusat kebugaran. Namun, sama halnya dengan aktivitas fisik lainnya yang juga memiliki risiko berbahaya jika dilakukan dengan cara yang salah, demikian pula dengan lari. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat sedang jogging atau berlari, diantaranya: Hindari Pemakaian Sepatu yang Tidak Nyaman Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lari merupakan olahraga yang murah karena tidak menggunakan alat mah...

Gadis 21 Tahun Ini Hanya Memiliki Bobot 25 Kg

Photo Source: Sohu DokterSehat.Com – Seorang gadis berusia 21 tahun dari Heilongjiang, Tiongkok, memiliki keinginan besar untuk memiliki tubuh yang langsing. Sayangnya, bukannya menjalani diet yang sehat demi menurunkan berat badan, gadis ini justru memilih untuk menahan lapar dan jarang makan selama 3 tahun. Kini, berat badannya hanya 25 kg dan jaringan otaknya pun mengalami kerusakan sebagaimana otak milik orang dengan usia 60 tahun. Dilansir dari World of Buzz, gadis ini bernama Xiao Qian dan memiliki tinggi 167 cm. Saat usianya 18 tahun, berat badannya sebenarnya cukup ideal, yakni 55 kg. Sayangnya, ia justru memiliki obsesi untuk menjadi lebih kurus hanya gara-gara teman satu asramanya menyebut dirinya terlihat lebih sedikit gemukan. Alih-alih mengonsumsi makanan setiap hari, Xiao justru memilih untuk mengonsumsi suplemen dan minuman pengganti makanan yang dianggap bisa menurunkan berat badannya. Selama tiga tahun terakhir, ia juga hanya memilih untuk makan sekali dalam sehar...

Hindari Kebiasaan Penyebab Kanker Usus Ini

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit kanker yang paling sering menyerang manusia adalah kanker usus besar. Penyakit ini memang cenderung lebih sering menyerang pria dengan usia lebih dari 50 tahun, namun jika kita menerapkan pola makan atau gaya hidup yang tidak sehat, maka risiko untuk terkena penyakit ini bisa meningkat. Kanker usus besar biasanya menyebabkan gejala awal seperti perdarahan pada usus besar, seringnya terjadi sembelit atau diare tanpa sebab, menurunnya berat badan secara drastis, sakit perut dan perut yang terasa begah setiap saat. Beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan datangnya kanker usus adalah sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan yang terbuat dari daging merah. Meskipun memiliki rasa yang enak, daging merah dan makanan berlemak bisa memberikan efek buruk bagi tubuh mengingat kemampuan makanan ini dalam memberikan efek peradangan. Efek peradangan ini jika terus terjadi akan menyebabkan perubahan pada sel yang akhirnya menjadi kanker. Selain mak...